• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Jalan Usaha Tani yang Dinanti Petani Desa Cigadog Terealisasi 

img

dcac4600-2cfd-46c1-b1ea-bae994ed1b6d.jpg

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Pengerasan Jalan Usaha Tani (JUT) di Kedusunan 1 dan 2 Desa  Cigadog, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut yang sangat dinanti oleh para petani untuk memudahkan transportasi dan aksesibilitas (kemudahan mencapai suatu tujuan) ke lahan pertanian di wilayah tersebut. Saat ini  kegiatan pembangunan jalan usaha tani yang dinanti para petani itu sedang dilaksanakan oleh TPK Desa Cigadog bersama masyarakat setempat.

Diketahui kegiatan pembangunan jalan usaha tani di wilayah Kedusunan Kedusunan 1 dan 2 anggarannya bersumber dari Dana Desa Tahap 1 (Earmark) Tahun Anggaran 2024. Dana Desa Earmark merupakan dana desa yang sudah ditentukan penggunaannya oleh pemerintah pusat.

Jalan Usaha Tani yang Dinanti Petani Desa Cigadog Terealisasi  Nandang Koyim Ketua TPK Desa Cigadog.

Sehubungan dengan pembangunan  Jalan Usaha Tani (JUT) tersebut, Nandang Koyim selaku Ketua TPK Desa Cigadog menjelaskan, pembangunan jalan usaha tani yang dibangun di wilayah Desa Cigadog, ada 5 titik, yaitu 1) JUT di RW.01 Dusun 1 di Karang Ngenah dengan tebal 10 cm, lebar 80 cm dan panjang 137 meter; 2) JUT di RW.02 Dusun 1 di jalan Bojong  dengan tebalnya 10 cm, lebar 80 cm dan panjang 137 meter; 3) JUT di RW.03 Dusun 2 di jalan Cangkore, lebar 60 cm dan panjang 167 meter; 4) JUT di RW.04 Dusun 2 di Cinuastera, lebar 60 cm dan panjang 167 meter; 5) JUT di RW.05 Dusun 2 di Cileungsing,  lebar 60 cm dan panjang 167 meter.

“Dengan adanya program JUT ini, para petani disini sangat terbantu untuk membawa hasil pertanian mereka. Semoga kedepannya pemerintah Desa tetap selalu dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat di sini,” ujar Nandang Koyim dengan ekspresinya begitu bahagia.

Seiring dengan apa yang disampaikan Nandang Koyim Ketua TPK Desa Cigadog, Ketua RW.03 Kampung Lamping Dusun 2 Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja, Mugni mengatakan, “Saya bersama masyarakat merasa bangga dan sangat bersyukur dengan adanya program JUT di Desa Cigadog ini. Karena selama ini belum pernah ada program jalan usaha tani,” aku Mugni. 

Jalan Usaha Tani yang Dinanti Petani Desa Cigadog Terealisasi  Mugni Ketua RW.03.

Dikatakannya, berdasarkan hasil musyawarah para pelaku tani dan warga pemilik lahan pertanian di wilayah RW.03 Kampung Lamping Dusun 2 ini, kami bangun JUT dengan lebar 60 cm, tebal 10 cm dan panjangnya 167 meter. Titiknya 0-nya mulai dari RT.01 pas di depan rumah Adang di bawah Masjid H. Maman.

Ketua RW.03 itu menyatakan, lahan yang kami bangun bersama masyarakat ini tujuannya untuk memudahkan para petani mengangkut berbagai macam hasil pertanian, diantaranya sayuran, jagung, cabe keriting, cabe jablay, waluh, dan bawang. “Terutama para petani di Cigadog ini sudah hampir lima puluh persen menanam bawang,” imbuh Mugni.

Maka dari itu, ujarnya, dengan dibangunnya JUT ini, otomatis kami tidak kesulitan mengangkut hasil pertanian. 

Jalan Usaha Tani yang Dinanti Petani Desa Cigadog Terealisasi  Irfan Mansur Wartawan MahkotaNews bersama Ketua TPK Desa Cigadog.

“Kebanyakan, selain para petani warga Cigadog  yang melintasi jalan ini, ada juga warga Desa Sukalaksana sebagai penerima manfaat untuk melintasi jalan ini,” tutur Mugni, saat diwawancara wartawan MahkotaNews.id , Selasa kemarin (06/08/2024).

Adapun harapan para petani disini, ungkap Mugni, karena masih banyak jalan-jalan pertanian di wilayah ini yang belum di bangun, maka harapan kami kedepannya Pemerintah Desa Cigadog tetap harus membangun JUT secara berkesinambungan.

“Semoga kedepannya khususnya untuk pemerintah Desa Cigadog, selain mengambil kebijakan untuk kegiatan pembangunan JUT, diharapkan ada skala prioritas Sarana Produksi Pertanian (Saprotan), seperti pupuk, juga    pipanisasi untuk memperlancar pengairan untuk para petani,” sarannya.

Jalan Usaha Tani yang Dinanti Petani Desa Cigadog Terealisasi  Karti.

Sementara itu dengan adanya pembangunan JUT, pelaku tani yang akrab disapa Karti menyampaikan,”Saya sebagai penerima manfaat dan semua masyarakat  sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa, terutama kepada Kepala Desa, Ketua TPK dan Ketua RW, karena pembangunan jalan ini sangat bermanfaat bagi semua petani sebagai penerima manfaat,” ungkapnya. Selasa (06/08/2024). (IM)

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.