DHD 45 Jabar Pancangkan Bambu Runcing di Makam Pejuang R.H. Lily Sumantri

Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuang Provinsi Jawa Barat Memberikan Tanda Penghargaan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih Kepada Pejuang 45 Raden Haji Lily Sumantri
Upacara penyerahan Tanda Penghargaan Pemancangan Bambu Runcing Berbendara Merah Putih dilaksanakan di pemakaman Caringin, Margaluyu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Sabtu , Kota Bandung. Penghargaan ini disematkan di atas pusara almarhum Raden Haji Lily Sumantri bin Basari, seorang eksponen Perjuangan Angkatan 45 sekaligus Bupati Bandung periode 1969–1974. Lahir di Bandung pada tanggal 15 Januari 1928, beliau wafat pada tanggal 25 Juli 2021 dalam usia 93 tahun.
Sebagai bentuk Penghormatan atas kiprah perjungan Raden Haji Sumantri terhadap negara Republik Indonesia, Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 melaksanakan upacara Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih. Telah menjadi kewajiban bagi Pengurus Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 dan merupakan hak bagi para pejuang 45 untuk mendapatkan penghormatan dan penghargaan sebagai bentuk kepedulian kepada pejuang tanah air.
Upacara dimulai dengan melakukan Penghormatan kepada mendiang yang dipimpin oleh Mayjen TNI Purnawirawan H. Deni K.Irawan sambil upacara Inspektur dan sebagai ketua Harian Dewan Daerah Pembudayaan Kejuangan Provinsi Jawa Barat membacakan “Riwayat Hidup Raden Sumantri dan Bintang Tanda Jasa”, dilanjutkan pembacaan surat keputusan oleh Brigjen TNI Purnawirawan H.Raflan.S.IP. MM.M.Sc sebagai Sekretaris Umum Dewan Harian Daerah Pembudayaan Pejuang Provinsi Jawa Barat. Upacara dilanjutkan dengan penyerahan piagam Tanda Penghormatan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih kepada keluarga Raden Haji Lily Sumantri dilanjutkan prosesi Pemancangan yang ditandai dengan suara terompet. Sambutan dari keluarga Raden Haji Sumantri yang diwakili oleh Dr.dr. Eddy. Fadlyana Sp. A(K).M Kes yang dalam pidato, keluarga mengucapkan terima kasih kepada pengurus Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Pejuang Provinsi Jawa Barat dan tamu undangan yang hadir, harapan dari keluarga agar prosesi ini menjadi pembelajaran kita untuk dapat mengenang perjuangan para pejuang dan orang tua dan semangat juangnya dapat dilanjutkan pada generasi mendatang.
Adapun Surat keputusan 06/SK/ DHD 45/JBR/VII/ 2026 Tentang Pemberian Tanda Penghargaan, Pemancangan Bambu Runcing uncing Berbendera Merah Putih Diatas Pusara Makam Eksponen Pejuang Angkatan 45:
Menimbang: Bahwa organisasi Badan Pembudayaan Kejuang 45 merupakan kekuatan moral yang perlu memelihara kesetiakawanan sesama prajurit angkatan 45 dan kepada yang sudah wafat perlu diberikan dalam bentuk Pemancangan Bambu Runcing Berbendara Merah Putih di atas Pusara Makam Pejuang 45 yang dikenal luas sebagai pejuang
Mengingat adanya keputusan Besar Nasional XI Angkatan 45 Tahun 2001 Nomor: 06 /KEP/ MUBENAS XI /2001 Tentang Penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi Badan Penggerak Pembudayaan Jiwa, Semangat dan nilai-nilai Kejuangan 45.
Surat Keputusan Dewan Harian Nasional Angkatan 45 Nomor: 59/SKEP/1/1992 Tanggal 22 Januari 1992 Tentang Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih diatas Pusara Makam Eksponen Pejuang Angkatan 45.
Memperhatikan Surat Pengajuan dari DHC 45 kota Bandung Nomor 21/DHC BPK -45 / BD/VII/2026 Tanggal 4 Juli 2026 perihal Permohonan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih.
Oleh karena Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuang 45 memutuskan dan menetapkan surat keputusan Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuang 45 provinsi Jawa Barat tentang memberikan Piagam Tanda Penghargaan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih Diatas Pusara Makam Eksponen Pejuang Angkatan 45 hingga akhir Raden Haji Lily Sumantri (Sebagai anggota dewan kehormatan DHD 45 Jawa Barat masa bakti 2019 - 2024), Tempat lahir Bandung 15 Januari yang wafat terakhir beralamat di jalan Progo No 21 Bandung. Surat keputusan pada tanggal 6 Juli 2026 ditandatangan oleh Majen TNI Purnawirawan H. Deni K. Irawan sebagai ibu ketua harian DHD -45 dan ditandatangani oleh sekretaris jenderal Brigjen TNI Purnawirawan H. Raflan S.IP.MMSc.
Berdasarkan Keputusan Presiden No 50 Tahun 1984, Penganugerahan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih diberikan kewenangan kepada Organisasi Angkatan 45 dan upacara dilaksanakan dalam rangka dilaksanakan dalam rangka memperingati hari- hari bersejarah Nasional seperti kebangkitan nasional, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, hari sumpah pemuda, hari pahlawan atau hari jadi kota kabupaten bagi Pejuang 45 yang pernah berkiprah luaskan daerahnya.
Adapun kriteria yang berhak mendapatkan Penganugerahan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih di atas pusara adalah Pejuang dan Pahlawan yang pernah berjuang pada saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia antara tahun 1943 sampai dengan tanggal 31 Desember 1949 (Pengakuan Kedaulatan).
Riwayat hidup dan pengabdian Raden Haji Lily Sumantri dibacakan oleh Mayjen TNI (Purn.) H. Dedi K. Irawan dengan rincian sebagai berikut:
Karier Militer:
BKR & TKR: Anggota Badan Keamanan Rakyat dan Tentara Keamanan Rakyat Detasemen Pelopor Resimen X / Divisi Siliwangi.
Danton Infanteri: Komandan Peleton Infanteri Batalyon 33 Pelopor.
Staf Perwira: Staf Perwira Batalyon 322/Siliwangi.
Danki Infanteri : Komandan Kompi II Batalyon Infanteri 324/Siliwangi.
Wadanyon : Wakil Komandan Batalyon Infanteri 328/Kujang II.
Kasi Korem: Kepala Seksi 3 Staf Komando Resor Militer 063/Sunan Gunung Jati (Korem 063/SGJ) Cirebon.
Dandim Manokwari: Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1712/Manokwari, Irian Barat.
Dandenma & Dandim: Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodam VI/Siliwangi merangkap Dandim 0609/Bandung.
Waas Kodam: Wakil Asisten Perencanaan (Waas) Kodam VI/Siliwangi.
Karier Sipil & Birokrasi:
Bupati Bandung : Bupati Kepala Daerah (KHD) Tingkat II Kabupaten Bandung selama 2 periode.
Kasda & Asisten: Kepala Staf Kekaryaan Daerah F/Jawa Barat merangkap Asisten Sosial Politik (Asisospol) Laksusda Jawa Barat.
Raden Haji Sumantri pada masa hidupnya telah menorehkan kiprah dan jasanya mendapatkan Bintang dan tanda jasa yaitu Bintang Gerilya, Bintang Kartika Eka Paksi Narayana, Medali Sewindu, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I, Satya Lencana Perang Kemerdekaan II, Gerakan Operasi Militer /Madiun, Gerakan Operasi Militer II/APRA, Gerakan Operasi Militer III /BMS, Gerakan Operasi Militer V/DI/TII, Saya Lencana Kesetiaan XVI, Satu Lencana Kesehatan XXIV, Satya Lencana Penegak, Bintang Betran Republik Indonesia, Mendalami Angkatan 45, Bintang Dharma Bakti PEPABRI
Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Pejuang 45 merupakan organisasi badan Pembudayaan Kejuangan 45 merupakan kekuatan moral yang perlu memelihara keharmonisan sesama Pejuang Angkatan 45 dan kepada yang sudah wafat perlu diberikan penghargaan dalam bentuk Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih Pusara Makam Pejuang 45.
Penganugerahan Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih merupakan penghargaan dan bentuk penghormatan yang diberikan oleh Pemerintah dan masyarakat terhadap para pejuang dan Pahlawan yang tidak dimakamkan di Taman Pahlawan.
Upacara pemberian penghargaan berupa Pemancangan Bambu Runcing Berbendera Merah Putih ini dihadiri oleh anak, menantu, cucu, hingga cicit dari mendiang Raden Haji Lily Sumantri. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi keluarga besar karena pelaksanaannya bertepatan dengan hari wafat almarhum, yaitu 25 Juli.
Saat ditemui seusai upacara, cucu almarhum, Runita Kesuma, menyampaikan bahwa momen ini sangat bersejarah bagi keluarga besar. Beliau mengenang kakeknya sebagai sosok yang selalu berpikir positif serta secara konsisten menanamkan nilai-nilai disiplin, pentingnya pendidikan, dan kebudayaan. Runita menambahkan bahwa anak dan cucu almarhum banyak memetik pelajaran hidup dari buku-buku yang ditulis langsung oleh sang kakek selama masa hidupnya
Upacara di tutup dengan doa oleh Medi Mahendra, AP. S.Sos.MSi. dari pihak keluarga dan lebih lanjut tabur bunga bersama pengurus DHD -45 dan keluarga besar anak, cucu, cicit dari almarhum Raden Haji Sumantri. Harapan besar bersama generasi muda tidak melupakan sejarah para pejuang kemerdekaan dan pejuang mempertahankan kemerdekaan "Generasi Muda Hebat Adalah Generasi Yang Tidak Mengalami Amnesia Sejarah".

✦ Tanya AI