Penuh Haru dan Semangat, SMA Al-Madinah Cibatu Gelar Pisah Sambut Pengawas Bina KCD Wilayah XI Disdik Provinsi Jabar

Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Ruang Kelas X SMA Al-Madinah Cibatu pada Sabtu, 18 Juli 2026. Sekolah sukses tersebut menggelar kegiatan pelatihan sekaligus acara perpisahan dengan Sulistyo, S.Pd, M.Pd, yang selama ini menjabat sebagai Pengawas Bina KCD Wilayah XI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh Kepala SMA Al-Madinah Cibatu, Nurfahmi Sholaeha, S.Pd, Gr. Turut hadir pula Wakasek Humas Aep Saepudin, S.Ag, Wakasek Kesiswaan Fahmi As-Shidiq, Bendahara Hasbiyatunisa, Operator Sekolah Sifa Qoriyah, serta seluruh jajaran guru dan Tata Usaha (TU).Dalam perayaannya, Kepala SMA Al-Madinah Cibatu, Nurfahmi Sholaeha, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasinya dan pengabdian Sulistyo selama hampir tiga tahun membina sekolah mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bimbingan, arahan, motivasi, dan perhatian selama mengabdi. Banyak ilmu dan informasi berharga yang kami terima untuk mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta instrumen tugas saya sebagai Kepala Sekolah ,” ujar Nurfahmi.
Ia menambahkan bahwa di bawah binaan Sulistyo, SMA Al-Madinah Cibatu berhasil mencetak alumni yang mengejutkan. Salah satunya pada tahun 2026 ini, seorang siswi bernama Aulia berhasil diterima langsung di Universitas Padjadjaran (UNPAD) melalui jalur rapor (SNBP).
"Setiap perpisahan pasti meninggalkan kesan. Semoga ilmu yang Bapak sampaikan menjadi amal jariyah dan membawa kebaikan serta keberkahan. Selamat bertugas di tempat yang baru di KCD Wilayah VIII, semoga sehat selalu dan sukses," imbuhnya penuh harap.
Selain melepaskan pengawas lama, momentum ini juga menjadi ajang penyambutan bagi Tata Supian, S.Pd, M.Pd, selaku Pengawas Pembina yang baru. Nurfahmi menegaskan bahwa seluruh jajaran guru dan TU siap bersinergi demi kemajuan sekolah.
“Kami menyambut kehadiran Bapak Tata Supian dengan tangan terbuka. Besar harapan kami, di bawah bimbingan Bapak, sekolah kami dapat terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun non-akademik, sesuai dengan tagline sekolah kami: 'SUCI' (Sukses, Unggul, Cerdas, & Islami),” cetus Nurfahmi penuh semangat.
Sementara itu, Sulistyo dalam Arahnya memberikan apresiasi atas prestasi SMA Al-Madinah Cibatu. Berdasarkan evaluasi, sekolah ini menunjukkan tren positif, mulai dari peningkatan jumlah siswa dalam tiga tahun terakhir, perkembangan sarana prasarana, hingga kegiatan ekstrakurikuler.
“Semoga ke depan SMA Al-Madinah Cibatu bisa mendapatkan BOS Kinerja, dan ada di antara para guru yang berhasil lolos menjadi guru berprestasi,” papar Sulistyo.
Sebagai poin penting dalam pembinaan terakhirnya, Sulistyo menekankan penyediaan delapan standar pendidikan nasional. Standar tersebut meliputi Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar PTK, Standar Sarana Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian.
“Insya Allah jika semua standar pendidikan tersebut terpenuhi dengan baik, sekolah akan mendapatkan timbal balik berupa bantuan BOS Kinerja, bantuan sarana prasarana, hingga program beasiswa S2 dan S3 bagi para guru,” pungkas Sulistyo menutup arahannya. (AS).
✦ Tanya AI