• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Catatan Perjalanan Kopka Irvan: Menjelajahi Dewata, Permata Hijau dan Wisata Religi di Tasikmalaya

img

Menulis.jpg


TASIKMALAYA – Bumi Parahyangan tidak pernah kehabisan inovasi untuk memukau para pencinta alam. Salah satu magnet wisata yang kini tengah naik daun adalah Desa Wisata Taraju, atau yang akrab dijuluki "Dewata". Berada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, desa hijau ini menyajikan harmoni sempurna antara hamparan kebun teh yang menyejukkan mata dan warisan budaya yang sarat akan nilai spiritual.


Langkah kaki kami bersama keluarga pada Minggu (7/6/2026), membawa kami menelusuri keindahan desa yang pernah dinobatkan sebagai Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 untuk Kategori Digital dan Kreatif. Keberhasilan Dewata menembus panggung nasional tidak lepas dari prinsip kekuatan, inisiatif, dan kreativitas masyarakat setempat yang berkomitmen penuh menjaga kelestarian alam sekaligus menghidupkan sektor pariwisata.


Ragam Aktivitas Seru di Tengah Kebun Teh


Dewata memadukan keindahan alam pegunungan dengan berbagai aktivitas edukasi dan budaya. Bagi para pengunjung, ada lima daya tarik utama yang wajib dicoba saat berkunjung ke sini:

  1. Edukasi Petik Teh: Merasakan pengalaman langsung memetik pucuk daun teh berkualitas bersama para petani lokal.

  2. Camping Ground: Berkemah di tengah hamparan kebun teh ditemani udara malam pegunungan yang sejuk.

  3. Spot Foto Instagramable: Berburu foto estetik di berbagai titik dilihat dengan latar belakang perbukitan hijau yang asri.

  4. Jalur Trekking: Menjelajahi alam melalui rute lintas alam yang melewati perkebunan teh dan teduhnya hutan pinus.

  5. Kuliner Khas: Menikmati kehangatan kopi atau teh khas Taraju, berpadu dengan sensasi menyantap nasi liwet di alam terbuka.


Lokasi, Akses, dan Fasilitas


Secara administratif, destinasi ini terletak di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Jaraknya berkisar antara 41 hingga 48 kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan.


Akses jalan menuju lokasi sudah dalam kondisi baik, sehingga aman dilalui oleh kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga bus berukuran kecil. Menariknya, tiket masuk ke kawasan ini sangat ramah di kantong, yaitu hanya Rp3.000 per orang. Fasilitas penunjang di lokasi pun sudah lengkap, mulai dari area parkir yang luas, mushola, toilet bersih, warung makan, hingga pilihan homestay bagi wisatawan yang ingin menginap.


Jejak Sejarah dan Wisata Religi


Tidak jauh dari pusat desa wisata Taraju dan sekitarnya, tersembunyi potensi wisata religi dan sejarah yang kuat. Kami juga menyempatkan diri berziarah ke beberapa situs budaya dan makam keramat yang sering dikunjungi:

  1. Taman Situs Keputihan: Terletak di Purwarahayu, Taraju. Kawasan purbakala dan situs keramat ini dirawat dengan baik oleh juru kunci setempat dan menjadi tujuan peziarah.

  2. Makam Eyang Sunan Rohmat Gunung Siang: Berlokasi di Parentas, Cigalontang (berbatasan langsung dengan Taraju). Tempat ini menawarkan suasana asri pegunungan dan petilasan yang disakralkan.

  3. Makam Raden Kagok Katalayah: Makam seorang tokoh penyebar agama Islam terkemuka yang dikenal memiliki penguasaan ilmu spiritual tinggi pada masanya.


Perjalanan napak tilas kami ke Desa Wisata Taraju dan deretan situs keramat ini menjadi sebuah paket lengkap yang sangat berkesan. Jika Anda berkunjung ke Tasikmalaya jangan terlewatkan destinasi tersebut, tentu akan sangat menyayangkan. Dewata tidak hanya memanjakan mata dengan panorama pegunungan yang hijau dan asri, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali kepekaan spiritual setiap pengunjungnya. (Kopka Irvan)

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.