Hadirkan Talk Show, Podcast di Pameran Drawing "Merespon Kenangan" Studio Rosid

Senin, 13 Juli 2026, Studio Rosid yang beralamat di Jalan Cigadung Raya Timur No. 40, Bandung, menjadi tempat berlangsungnya pameran seni dan budaya yang unik. Pameran gambar (drawing) ini mengusung tema "Merespon Kenangan" dan diselenggarakan oleh komunitas Institut Drawing Bandung (IDB) dengan Isa Perkasa sebagai kuratornya. Sebagai tuan rumah sekaligus pemilik studio, Kang Rosid yang juga seorang seniman, turut menunjukkan dedikasinya melalui studio lukisnya yang kini telah dipenuhi oleh karya-karya gambar yang tak terhitung jumlahnya.
Dalam kegiatan pameran kang Isa Perkasa mengatakan, pameran ini sudah direncanakan dua tahun ke belakang namun hari ini dapat terwujud. Pameran akan terselenggara dari tanggal 13 sampai 30 Juli 2026. Kang Isa juga menerangkan seniman lukis Drawing yang ikut pameran merupakan anggota komunitas Institut Drawing Bandung di antaranya Andi Yudha, Anton Susanto, Deden Imanudin, Ferry Curtis, Firman Lubis, Hawe Setiawan, Isa Perkasa, Mola, Prabu Perdana, Rendra Santana, Rosid, Setiyono Wibawa, Yoyo Hartono, Yus. RA
Acara pameran dibuka pukul 15.00 WIB dan dipandu oleh Kang Dodi. Pameran ini dibuka secara resmi oleh Dr. Aminuddin TH Siregar, yang akrab dipanggil Ucok. Beliau merupakan seorang tokoh seni rupa, dosen, sekaligus kurator. Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu memberikan semangat kepada para seniman gambar.
Pameran Gambar dengan tema "Merespon Kenangan" mengakat benda-benda peninggalan leluhur yang berbentuk benda alat dapur, alat pertanian, alat rumah tangga yang memiliki nilai sejarah, kenangan masa lampau dan pameran Gambar merespons semua benda-benda yang ada di studio Rosid dengan memamerkan lukisan hasil karya seniman gambar di antara sudut-sudut yang memiliki atmosfer vintage makna dari merespons kenangan terhadap benda-benda sejarah kehidupan masa lampau yang ada di studio Rosid dapat selaras dan sinergi, sangat sesuai.
Kata Kang Isa Perkasa pameran ini adalah tantangan baru bagi Institut Drawing Bandung, apakah para seniman drawing mampu membuat karya gambar yang menyelaraskan dan mensinergikan karyanya pada benda-benda benda Vintage yang ada di studio Rosid. Terbukti ada karya lukis drawing yang dituangkan dalam kertas bergambar padi, lisung, hewan kerbau, leuit yang merupakan benda dari hasil budaya manusia masa lampau telah membuktikan bahwa pameran drawing yang diselenggarakan Institut Drawing Bandung mampu mensinergikan. Menurut kang Isa Perkasa kembali kemasa lalu dalam mengambil ide berkarya drwing apakah masih relevan dan memiliki nilai ekonomi dengan mengangkat akar tradisional.
Dalam kesempatan pameran menggambar dengan rangkaian acara diadakan talk show podcast yang merupakan rangkaian kegiatan setelah pembukaan dan acara Berbagai-sambutan, para seniman lukis dan pengunjung di ajak berkeliling di seputaran area pameran studio Rosid untuk melihat-lihat karya lukis peserta seniman drawing dan melihat benda-benda yang ada di studio Rosid. Suasana di setiap sudut area benar-benar terasa dan pengunjung terbawa pada masa lampau kembali melihat lisung dan halu untuk menumbuk padi, tempat memasak nasi dan banyak alat-alat lainnya.
Sesi Podcast merupakan hasil kolaborasi yang diinisiasi Ambu Rita Laraswati seorang Budayawati Sunda dari Yayasan Sunda Tigabelas Buhun yang fokus pada pengalian pada budaya dan seni, informasi dan pelestarian nilai-nilai seni dan kebudayaan.
Melalui komunikasi yang baik dengan Kang Isa Perkasa (penyelenggara Institut Menggambar Bandung) dan Kang Rosid (pemilik Studio Rosid), kolaborasi ini hadir untuk mendukung penyebaran informasi, promosi, dan pelestarian. Kerja sama ini bertujuan untuk saling menyokong gerakan kepedulian terhadap nilai-nilai leluhur berupa karya seni dan kebudayaan. Nilai-nilai tersebut harus disampaikan kepada masyarakat luas, khususnya generasi masa depan. Sangat penting bagi kita untuk kembali merespons kenangan masa lalu dan mengapresiasi para leluhur yang telah menghasilkan karya seni serta kebudayaan pada masanya demi menunjang kehidupan.
Kolaborasi itu dapat memberi manfaat dan saling memudahkan untuk mencapai harapan bersama yang bertujuan pada memberi informasi, pelestarian seni budaya. Sesi Podcast dengan narasumber dari Institut Drawing Bandung kang Isa Perkasa, kang Rosid dari studio Rosid, Ambu Rita Larawati dari yayasan Sunda13Buhun, media dan sebagai praktisi budaya dan seniman lukis, Melok Besari ketua umum Cinta Budaya Nusantara (CBN) yang konsen pada pelestarian seni dan budaya dengan diskusi seputar tema pameran yaitu berpartisipasi Kenangan.
Tujuan Podcast adalah agar acara pameran Menggambar ini dapat didokumentasikan secara baik dalam bentuk video yang akan dipublikasikan melalui media sosial, dipahami oleh masyarakat luas di dalam negeri dan luar negeri, dapat memahami makna tentang menggambar dan tujuan pameran dapat disebarluaskan melalui media sosial, internet, media berita online sebagai sarana informasi dan edukasi seni dan budaya yang ada di Jawa Barat.
Harapan besar agar masyarakat kembali untuk mengetahui benda-benda tradisional berupa alat dapur, alat pertanian, alat memasak masa lampau sebagai edukasi dan mengingat sejarah kehidupan. Selain itu agar hasil karya seniman menggambar lebih di pahaku dan utamanya untuk mengajak masyarakat menghadiri pameran menggambar di studio Rosid untuk belajar dan memahami seni kebudayaan tradisional.
"Hana huni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke, ayama bohola aya tu ayona, hanto ma bohola hanto tu ayona. Hana tunggak hana watang, tan hana tunggak tan hana watang, Hana ma tunggulna aya tu catangna. Hana guna Hana ring demakan. Tan hana guna tan rin demakan. Galah dawa sinambung tuna galah condok tinugelan teka antukna karah na urang ngarasa maneh hanto tapa lalo tandang"
Artinya:
“Ada dahulu ada sekarang, tidak ada dahulu tidak akan ada sekarang, ada masa lalu ada masa kini, bila tidak ada masa lalu tidak akan ada masa kini, ada pokok kayu ada batang, tidak ada pokok kayu tidak akan ada batang, bila ada tunggulnya tentu ada catangnya, ada jasa ada anugrah, galah panjang disambung barang, galah tusuk dipotong runcing”. (Masalah Amanat Galunggung, Rekeyan Darmasiksa, Raja Sunda)
Informasi lengkap mengenai pembahasan dalam siniar (podcast) seputar pameran gambar (drawing) bertema "Merespon Kenangan" di Studio Rosid dapat disaksikan melalui kanal YouTube Warta Jati Sunda (Sanggar Mekar Asih), CBN, dan Mang Dadang. Selain itu, ulasan pameran ini juga dapat dibaca di media berita daring Majalah Sunda, Majalah Jakarta, serta Media Online MahkotaIndonesia News.
Penulis: Ambu Laraswati
(Budayawati, Seniman, Ketua Yayasan Sunda13Buhun, Redaktur Eksekutif Majalah Jakarta, Dewan Redaksi MajmusSunda, Dewan Redaksi MahkotaIndonesia News)
Bandung, 14 Juli 2026
✦ Tanya AI