Tani Merdeka Kabupaten Garut Perjuangkan Pemerataan Air untuk Petani Sawah Tadah Hujan

Demi pemanfaatan air hutan yang ada di kawasan Perhutani, agar merata baik untuk kebutuhan masyarakat desa hutan dalam wadah Lembaga Masyarakat Hutan (LMDH) maupun warga dari Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) serta para petani sawah tadah hujan, maka Rohman Firmansyah sebagai Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut, selain gencar melakukan survey terhadap areal sawah tadah hujan ke setiap kecamatan dengan mengajukan sumur artesis dan pipanisasi kepada Pemerintah demi pemberdayaan areal sawah yang kekeringan, juga mengharapkan adanya pemerataan pemanfaatan mata air dari kawasan hutan.
Begitu luar biasa kinerja Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut beserta rengrengannya untuk memperjuangkan kesejahteraan para petani. Di samping memperjuangkan pupuk untuk para petani, kali ini fokus terhadap air yang merupakan kebutuhan paling vital untuk para petani, terutama para petani yang menggarap sawah tadah hujan, apabila datang musim kemarau, ribuan hektar akan kering kerontang. Maka dari itu Rohman Firmansyah Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut menginisiasi, bagaimana supaya mata air yang ada di kawasan Perhutani bisa mengairi sawah-sawah yang kekeringan.

Untuk menindaklanjuti mengenai pemerataan air tersebut, baru-baru ini Selasa (10/09/2024) Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut bersilaturahmi dengan KPH Garut, yang diterima langsung oleh Taufik ADM Perhutani, Suherman Kasi PSDH, Doni Suhartondo KSS Binhut, dan Kasi Keuangan Dedi Haryadi, dengan tujuannya adalah pemerataan pemanfaatan mata air di kawasan hutan supaya bisa mengairi lahan pertanian, berupa sawah tadah hujan yang selalu kekeringan ketika datang musim kemarau.
“Pertemuan itu untuk membicarakan penanggulangan kekeringan di musim kemarau yang terfokus ke lahan sawah kering dengan pemerataan sumber air dari hutan yang harus dimanfaatkan oleh para petani,” kata Rohman Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut. Selasa (10/09/2024) di Kantor KPH Garut.
Taufiq ADM Perhutani bersama Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut.
Alhamdulillah, ucap Rohman, ketika kita membahas dengan Taufik ADM Perhutani, Suherman Kasi PSDH, Doni Suhartondo KSS Binhut, dan Kasi Keuangan Dedi Haryadi, mereka begitu kompak dan merespon, bahkan siap mendukung karena pemerataan air itu sangat menunjang kepentingan para petani.
Asep Lukman Kades Sukahurip Kecamatan Pangatikan (kiri) bersama Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut.
“Adapun mata air sebagai contoh yang dibicarakan, adalah mata air di Blok Panggarangan Desa Sukahurip Kecamatan Pangatikan,” imbuh Rohman.
“Ini saya jalankan sesuai dengan instruksi Pak Prabowo dan Pak Sudaryono selaku Ketua Umum Tani Merdeka, serta Wamentan RI,” ungkap Rohman.
Rohman Firmansyah Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut.
Selain itu, Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut dengan tegas mengatakan, jangan pernah mengkhianati para petani! Mari kita saling mengisi, membela para petani. “Petani itu pejuang, petani itu yang bisa mengadakan pangan. Maka dari itu, kita harus ada kerja sama antara pemerintah dalam hal keamanan maupun bentuk pengaman,” ajak Rohman.
Insya-Allah, ucapnya, “semoga maju dan sejahtera para petani di Kabupaten Garut khususnya, umumnya para petani di seluruh Indonesia, baik para petani hutan seiring dengan hutan lestari, dengan jargonnya gunung hejo rakyat ngejo, maupun para petani di lahan tadah hujan dan para petani lainnya bersama Tani Merdeka Indonesia,” pungkas Rohman Firmansyah Ketua Tani Merdeka Kabupaten Garut, saat diwawancara via WhatsApp. (DM).
✦ Tanya AI