Pesona Kampung My Darling di Kaki Gunung Cikuray

GARUT, 30 MEI 2026 – Jauh dari hiruk pikuk dan bisingnya perkotaan, sebuah perkampungan asri di kaki Gunung Cikuray menawarkan pesona yang memikat hati. Tempat tersebut dikenal dengan nama Kampung Amsterdam atau "My Darling", kawasannya terletak di Desa Dayeuh Manggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut ini menyuguhkan perpaduan sempurna antara kesejukan alam, sejarah kolonial, dan kreativitas tanpa batas dari masyarakat setempat.
Kawasan ini sebenarnya merupakan bagian dari perkebunan teh peninggalan era kolonial Belanda yang didirikan pada awal abad ke-20. Para penjajah saat itu melihat potensi besar tanah Parahyangan Garut yang subur dengan iklim mikro yang sangat mendukung untuk budidaya teh. Kini, aset tersebut dikelola secara resmi oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 (sebelumnya PTPN VIII) Dayeuh Manggung.
Menariknya, lokasi yang kini menjadi daya tarik para wisatawan, ternyata dulunya hanya sebuah pemukiman buruh kebun bernama Kampung Batako. Berkat kepedulian, kesadaran lingkungan, dan swadaya kreatif masyarakat setempat, kampung dinas ini berhasil disulap menjadi destinasi wisata tematik yang populer. Warga pun sepakat menyematkan nama baru yang unik, yakni Kampung “My Darling”.
Sejak diresmikan sekitar tahun 2017, Kampung Amsterdam terus bersolek. Setidaknya ada tiga daya tarik utama yang membuat pengunjung kerasan berlama-lama di sini, yaitu
Satu, Kampung Tematik Warna-Warni: Rumah-rumah warga didekorasi dengan cat warna-warni berpadu dengan mural kreatif yang estetis.
Dua, Agrowisata Perkebunan Teh: Lanskap hijau hamparan kebun teh Dayeuh Manggung yang menyegarkan mata dan berudara sejuk.
Tiga, Spot Berswafoto dan Jejak Sejarah: Pengunjung dapat berfoto di berbagai instalasi buatan warga, sekaligus menyaksikan langsung talang air raksasa peninggalan zaman Belanda.
Kehadiran destinasi ini terbukti memberikan dampak ekonomi instan bagi warga lokal. Lapangan kerja baru tercipta, baik untuk masyarakat sekitar maupun dari luar daerah yang ikut mengelola kawasan tersebut.
Warga setempat berharap, Kampung Amsterdam (My Darling) dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas. Dukungan dari pemerintah daerah dan kunjungan wisatawan mampu menghasilkan pendapatan daerah yang berkelanjutan. Dengan demikian, dana yang diperoleh dapat dialokasikan kembali untuk menjaga, merawat, serta menata fasilitas wisata agar tetap aman, nyaman, asri, dan lestari. (Kopka Irvan)
✦ Tanya AI