Komitmen Puskesmas Cempaka Garut: Hadirkan IGD dan Layanan Persalinan 24 Jam demi Pertolongan Cepat Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan agar semakin mudah, cepat, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah nyata di lapangan ditunjukkan oleh Puskesmas Cempaka yang berlokasi di Jalan Ir. Juanda No.2, Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan. Di bawah kepemimpinan Hj. Husnul Khotimah, S.ST., Bdn., fasilitas kesehatan ini kini menerapkan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan pengiriman 24 jam penuh untuk memberikan pertolongan pertama yang krusial bagi warga.
Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Sabtu (6/6/2026), Kepala Puskesmas Cempaka, Hj. Husnul Khotimah, menegaskan bahwa esensi dari keberadaan Puskesmas adalah memberikan pelayanan prima tanpa melihat latar belakang ekonomi pasien.

Hj. Husnul Khotimah, S.ST., Bdn.,
“Pada prinsipnya, semua Puskesmas mengemban misi yang sama, yaitu bagaimana melayani masyarakat sebaik mungkin, mudah, cepat, dan terjangkau. Kehadiran IGD 24 jam ini ditujukan agar proses pertolongan pertama pada kecelakaan atau kondisi darurat bisa segera ditangani di tingkat pertama, sehingga pasien tidak perlu langsung menumpuk di Rumah Sakit Umum (RSU),” ujar Husnul.
Lebih lanjut Husnul menjelaskan bahwa fokus utama Puskesmas Cempaka mencakup upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perseorangan (UKP). Layanan tersebut diintegrasikan melalui pendekatan promotif (edukasi), preventif (pencegahan), kuratif (pengobatan), hingga rehabilitatif (pemulihan) yang terbagi ke dalam program esensial (wajib) dan program pengembangan.
Sesuai dengan standar pelayanan kesehatan nasional, berikut rincian program esensial yang menjadi pilar utama di Puskesmas Cempaka:
Kesehatan Ibu, Anak, dan Keluarga Berencana (KIA-KB): Menyelenggarakan pemeriksaan kehamilan, penanganan persalinan, imunisasi bayi, hingga program keluarga berencana.
Promosi Kesehatan (Promkes): Menggencarkan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat, seperti sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kesehatan Lingkungan (Kesling): Melakukan pengawasan sanitasi di tempat umum, memastikan penyehatan air bersih, dan pemantauan pengelolaan limbah.
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P): Melaksanakan program imunisasi, deteksi kasus aktif, serta penanggulangan penyakit menular (seperti DBD, TBC, Malaria) maupun penyakit tidak menular.
Pelayanan Gizi: Memantau tumbuh kembang anak secara berkala, melakukan pencegahan stunting secara komprehensif, serta mendistribusikan vitamin dan suplemen gizi.
Dalam perbincangan akhir, Husnul menggarisbawahi, meskipun Puskesmas Cempaka tidak menyediakan fasilitas rawat inap jangka panjang, aspek kedaruratan tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.
“Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tindakan medis secara mendadak, kami membuka Pelayanan Persalinan dan UGD 24 jam. Ini adalah bentuk tanggung jawab profesi kami sebagai tenaga medis dalam melayani masyarakat. Guna mendukung sarana operasional tersebut, kami juga telah menyiapkan mobil ambulans beserta sopir yang siap sedia 24 jam, lengkap dengan ketersediaan obat-obatan yang sangat terjangkau oleh masyarakat,” pungkasnya.(AS).
✦ Tanya AI