• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Kolaborasi Disperindag dan APRINDO Bidik Kurasi Produk UMKM dan IKM Masuk Ritel Modern

img

420a6eb9-e9f4-4b73-a917-3cd8bf3daa7b.jpg

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Garut Bekerja sama dengan Asosiasi Perdagangan Ritel Indonesia ( Asperindo) menyelenggarakan kurasi untuk produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kabupaten Garut, bertempat di Gedung Mall  Pelayanan Publik, Jalan Pembangunan Simpang lima, Garut, Kamis (18/12/2025 ).

Menurut Kepala Dinas  Perindag Garut, Ridwan proses seleksi, penilaian dan pengembangan produk memastikan kualitas, kelayakan, dan daya saingnya produk  itu, diikuti sebanyak 60 produk UMKM dan IKM terutama makanan dan minuman.

"Jadi perlu kami sampaikan hari ini pelaksanaan kurasi produk lokal Garut, produk UMKM dan IKM Garut untuk masuk di jejaring retail modern seluruh Indonesia yang dibawah koordinasi APRINDO. Dan tentu saja hari ini merupakan sebuah momen yang sangat baik. Mungkin ini sebagai kado akhir tahun bagi produk lokal Garut untuk bisa tembus di jejaring retail modern seluruh Indonesia," tutur Ridwan.

Dikatakannya, kurasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin ke Kementerian Perdagangan yang diterima langsung oleh  Menteri yang bersangkutan. Pertemuan itu ditindaklanjuti oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri dan Direktur Bina Usaha Perdagangan Dalam Negeri yang bekerjasama dengan APRINDO Pusat. 

Giat kurasi pada kali ini dihadiri beberapa perusahaan ritel terkenal seperti Rote Grosir, Asia Plaza, Yomat, Yogya, Indomart, Aksesmu, Alfamart, dan Transmart, Superindo.

f4a963e5-9851-4179-8c2b-9e242f59566c.jpg

"Ini tentu merupakan peluang yang sangat besar bagi produk lokal Garut untuk bisa memperluas jejaring market di seluruh Indonesia," kata ridwan.

Wakil Ketua Umum Aprindo Pusat, John Perry, mengungkapkan, bahwa para pelaku UMKM Garut itu sudah cukup lama bergabung di perusahaan ritel, bahkan jumlahnya pun cukup banyak. Sedangkan yang mengikuti kurasi kali ini, mereka memang belum bergabung di bisnis ritel.

"Nah, Garut itu ternyata memang sudah menjadi pemain lama. Jadi produk Garut ini atau pelaku usaha di Garut ini, kalau tadi saya simpulkan sih pemain lama., sudah sangat bisa mengikuti. Yang paling bagus itu ya, masa depannya apa yang bisa diterima oleh kawan-kawan dari jaringan retail dan masyarakat," ujar John.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyoroti tantangan nyata para pebisnis, terutama di sektor UMKM. Sebagai pelaku bisnis di bidang jasa, ia memahami bahwa tantangan tersulit bukanlah menciptakan ide atau produk, melainkan menemukan pasar.

"Membuat produk, apalagi makanan dengan modal 100 ribu pun bisa. Tapi yang susah adalah menemukan market yang akan membeli. Selama ini, inkubasi bisnis oleh Pemda seringkali berhenti pada tahap permodalan saja. Jarang sekali kita memfasilitasi pertemuan antara UMKM dengan market," ungkap Putri Karlina.

Mengingat 90% UMKM di Garut bergerak di bidang Food and Beverage (FnB), Putri berharap acara ini menjadi jembatan menuju pasar yang lebih besar. Namun, ia juga mengingatkan tantangan skala produksi. (Ajay).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.