KKN 6 UIN Bandung Gelar Silaturahmi dan Urun Rembug Bersama Warga Dusun III

Sabtu 26 Juli 2025 bertempat di TK Aisyiyah Bustami Atfal 1 Cibatu, telah berlangsung Silaturahmi dan Urun Rembug Mahasiswa UIN Bandung yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 1 bulan di Dusun III Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut .
Sebanyak 15 orang Mahasiswa yang melakukan KKN 6 tersebut di ketuai oleh Muhammad Rafie Rasyad. Dalam kegiatan kesehariannya mereka menetap dengan menyewa salahsatu rumah warga yang ada di Dusun III.
Hadir dalam urun rembug bersama warga masyarakat Dusun III, wabil khusus warga yang ada di Kampung Salam 1 RW 05, diantaranya Drajat Umbara Ketua RW 05, Mamak Kepala Dusun III, Wardoyo Babinsa Cibunar, Sutisna, Hj. Iis Tuti, Nia Kurniawati, Rohyani, Ninin Rohaeni, Uum Umayah dan ibu-ibu lainnya yang ada di lingkungan RW 05.
Dalam laporannya Muhammad Rafie Rasyad selaku Ketua Kelompok KKN 6 UIN Bandung, mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat RW 05 Desa Cibunar yang telah menerima kami dengan baik, dimana pada acara silaturahmi dan urun rembug warga yang ada di Dusun III Desa Cibunar pada tahun 2025 ini programnya ada perubahan, "biasanya kita membawa program langsung, tapi kali ini kami akan menyerap informasi dari warga masyarakat sehingga karena yang tahu persis permasalahan di sini adalah warga masyarakat itu sendiri, dari warga, oleh warga dan untuk kepentingan warga," tuturnya.
Sementara Ayu dan Putri menjelaskan tentang Konsep Sisdamas (Syimtem Pengabdian Masyarakat), diantaranya melakukan pengamatan dan pemetaan yang bisa di petakan di masyarakat, kemudian menyusun program apa saja yang dibutuhkan masyarakat, membikin produk yang bisa dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Semoga, ujarnya, kehadiran kami dapat berkontribusi kepada masyarakat serta mendapatkan pengalaman di kemudian hari untuk kami tetapkan di lingkungan kami masing-masing, intinya program Sisdamas merupakan usulan yang berasal dari warga oleh warga dan untuk warga masyarakat yang meliputi 4 tahapan yaitu :
1. Sosialisasi awal rembug dengan warga masyarakat,
2. Pemetaan sosial untuk menggali potensi yang ada di masyarakat,
3. Perencanaan partisipatif dan sinergitas program,
4. Pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi
Di akhir acara M. Rafie Rasyad mengatakan, bahwa KKN pada tahun ini merupakan bagian dari Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi serta keahlian warga untuk dikembangkan supaya menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai.
Selesai acara Pembukaan dan penjelasan program kemudian dilanjutkan dengan menampung aspirasi masyarakat tentang program yang akan di laksanakan, diantaranya usulan dari salahseorang tokoh masyarakat mengenai keterbatasan kurangnya air jika datangnya musim kemarau, untuk itu sehubungan sudah ada Program Artesis di RW 05, di usulkan agar dibuatkan pipanisasi ke rumah-rumah warga masyarakat semacam PDAM, tapi kalau terkendala dananya, minimal dibuatkan pipanisasi untuk pengadaan air ke Masjid, Musholla dan ke Sekolah/Penyelenggaraan Pendidikan atau dibuatkan WC Umum.
Masalah berikutnya adalah soal Sampah dengan harapannya bagaimana adanya/dibuatkan tempat pengolahan sampah yang bisa menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
Sedangkan potensi yang perlu dikembangkan adalah pembuatan Kemasan untuk produk Es Sinar Garut, dimana sebagian warga yang ada di Kp. Salam 1 berprofesi sebagai Pedagang Es Sinar Garut di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya.
Sedangkan untuk bidang pendidikan, para Mahasiswa akan membantu proses pembelajaran di SMP dan SMA Al Madinah dan beberapa sekolah yang ada di Dusun III Desa Cibunar Kecamatan Cibatu - Garut. (AS).
- Iduladha 1447 H, Lanal Bandung Sembelih Enam Ekor Hewan Kurban di Komplek Hiu Macan
- Semarak Iduladha 1447 H di Kampung Salam 1: Ratusan Warga Ikuti Salat Jemaah dan Donasi Masjid Capai Rp678 Juta
- Status Hukum Tanah Alun-Alun Limbangan Resmi, Bupati Garut Minta Lahan Dimanfaatkan untuk Perekonomian Warga
✦ Tanya AI