Ketua PM Gatra Kritik Wabup Garut Jadi Pembina Domino
Himbauan Ketua Umum PM Gatra:
"Untuk Perhatian Wakil Bupati Garut: Mau Dibawa ke Mana Garut Ketika Wakil Bupati Menjadi Pembina Organisasi Domino?"
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Terbitnya Surat Keputusan Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Barat Nomor 029/SK/PENGPROV-ORADO/JABAR/XXIX/2026 tentang Penetapan Pengurus Cabang ORADO Kabupaten Garut Masa Bakti 2026–2030 menjadi perhatian publik karena dalam struktur kepengurusannya tercantum Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, sebagai Ketua Dewan Pembina ORADO Kabupaten Garut.
Sebagai Ketua Umum PM GATRA sekaligus aktivis sosial dan moral, saya menghormati hak setiap warga negara untuk berorganisasi. Namun penghormatan terhadap hak tersebut tidak menghilangkan hak masyarakat untuk bertanya, mengkritisi, dan melakukan kontrol sosial terhadap langkah pejabat publik.
Yang kami tanyakan bukan semata-mata mata legalitas organisasi ORADO, melainkan kepatutan seorang pejabat publik yang memilih menjadi bagian dari organisasi dengan objek kegiatan yang hingga kini masih menuai perdebatan dan dalam persepsi masyarakat luas yang sering dikaitkan dengan praktik perjudian.
Inilah yang menjadi kegelisahan kami.
Mau dibawa ke mana Garut apabila pejabat publik justru memilih berada di garis depan organisasi yang masih menyisakan kontroversi di tengah masyarakat?
Pertanyaan ini bukan serangan kepada pribadi siapa pun. Ini adalah pertanyaan moral yang layak dijawab oleh setiap pemimpin.
Sebagai Wakil Bupati, Ibu Putri Karlina bukan hanya mewakili dirinya sendiri. Beliau adalah wajah Pemerintah Kabupaten Garut. Setiap keputusan, setiap organisasi yang dinaungi, dan setiap simbol yang melekat pada jabatannya akan membentuk persepsi masyarakat.
Hari ini pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan tokoh masyarakat berjuang memberantas berbagai bentuk perjudian. Di sisi lain, masyarakat melihat Wakil Bupati menjadi Ketua Dewan Pembina organisasi permainan domino. Terlepas dari tujuan ORADO sebagai organisasi olahraga, kondisi ini berpotensi menimbulkan pertanyaan dan kebingungan di ruang publik.
Sebagai aktivis sosial, saya menyimpulkan:
Apa urgensi strategi jabatan tersebut bagi kepentingan rakyat Garut?
Apa manfaat langsung yang akan dirasakan masyarakat?
Mengapa bukan organisasi pendidikan, olahraga yang minim kontroversi, pelatihan pemuda, pertanian, UMKM, atau ekonomi kreatif yang menjadi prioritas perhatian pejabat daerah?
Bagaimana pemerintah memastikan tidak muncul persepsi yang keliru di tengah masyarakat mengenai hubungan antara domino sebagai olahraga dan stigma perjudian yang masih melekat?
Pertanyaan-pertanyaan ini merupakan bagian dari kontrol sosial yang sehat dalam demokrasi.
PM GATRA berpandangan bahwa seorang pemimpin tidak cukup hanya berpegang pada apa yang boleh menurut hukum, tetapi juga harus mempertimbangkan apa yang patut menurut etika masyarakat.
Tidak semua yang legal otomatis bijaksana.
Tidak semua yang diperbolehkan akan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Seorang Wakil Bupati seharusnya menjadi teladan dalam memilih setiap bentuk keterlibatan organisasi. Jabatan publik memikul tanggung jawab moral untuk menghindari keputusan yang berpotensi menimbulkan polemik, salah tafsir, atau mengurangi wibawa pemerintah di mata masyarakat.
Oleh karena itu, kami mengajak Ibu Wakil Bupati untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai dasar pertimbangan menerima jabatan tersebut, tujuan yang ingin dicapai, serta langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa ORADO benar-benar berorientasi pada olahraga, pendidikan, dan prestasi.
Kritik ini bukan lahir dari kebencian, bukan pula dari kepentingan politik. Kritik ini lahir dari kecintaan kepada Garut.
Kami ingin Garut dipimpin oleh pemimpin yang tidak hanya cerdas dalam mengambil keputusan, tetapi juga bijaksana dalam menjaga simbol, kepercayaan, dan harapan rakyat.
Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar seorang pemimpin. Modal itu dibangun bertahun-tahun, tetapi dapat dipertanyakan hanya karena satu keputusan yang dianggap tidak mencerminkan kepekaan terhadap aspirasi masyarakat.
PM GATRA akan terus berdiri sebagai mitra kritis pemerintah. Kami mendukung setiap kebijakan yang membawa kemaslahatan, dan kami akan mengingatkan setiap langkah yang berpotensi menimbulkan mudarat bagi masyarakat.
Garut membutuhkan keteladanan, bukan kontroversi. Garut membutuhkan pemimpin yang menjaga marwah jabatan, karena jabatan bukan sekedar kekuasaan, melainkan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik di hadapan rakyat maupun di hadapan Allah SWT.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Rd. H. Holil Aksan Umarzen
Ketua Umum PM GATRA (Paguyuban Masyarakat Garut Utara)
Sperit Limbangan Ngadaun Ngora
✦ Tanya AI