• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Kemitraan Champion Bawang Merah Bersama Makbul Tani Desa Cigadog Berjalan Lancar

img

dcac4600-2cfd-46c1-b1ea-bae994ed1b6d.jpg

Kemitraan Champion Bawang Merah merupakan salahsatu program Kementan RI untuk mendukung stabilisasi dan gejolak harga bawang merah di pasar nasional. Kemitraan Champion untuk mendukung stabilisasi Bawang Merah yang berkolaborasi dengan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian RI, ternyata sangat membantu Kelompok Makbul Tani Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut yang bertani Bawang Merah sudah 2 tahun berjalan lancar. Maka dari itu Mugni Ketua Makbul Tani berharap kepada Pemerintah dan Champion untuk meningkatkan bantuannya berupa mesin tani ditambah bibit bawang merah.

Tentunya kesuksesan kerja sama dengan Champion tak terlepas dari sosok Mugni. Berdasarkan penelusuran wartawan media ini, diketahui Mugni itu adalah salah satu petani muda milenial dari Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut yang luar biasa berkompeten dan kreatif.

Realita itu terbukti pada tahun 2018 Mugni membentuk kelompok tani, yaitu Makbul Tani yang beranggotakan 18 orang dengan susunan kepengurusannya, yaitu Mugni sebagai Ketua, Ate Hanafiah Sekretaris dan Asep Cahyana selaku Bendahara.

Pada tahun 2023 Makbul Tani mengadakan kerjasama dengan Champion Bawang Merah, hingga saat ini (tahun 2025). Berdasarkan hasil wawancara dengan Mugni sosok petani muda yang kreatif, ia menyampaikan, bahwa kerjasama antara Champion dan Makbul Tani, selain banyak membawa manfaat bagi anggota tani, juga bisa membawa manfaat untuk di luar anggota, “karena diluar kelompok Makbul Tani juga ada yang ikut menanam bawang merah,” tuturnya.

Mugni Ketua Makbul Tani(kanan) dan Asep Cahyana selaku Bendahara (kiri).

Kata Mugni, “Program dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian dengan Kemitraan Champion Bawang Merah, memang sangat membantu sekali bagi para petani, berbeda dengan meminjam modal dari pihak di luar jalur pemerintah,” ujarnya.

“Kalau pinjaman modal melalui jalur diluar pemerintah, jika petani bawang merah gagal panen itu tetap harus menggantinya karena namanya juga pinjam modal. Namun dari pihak pemerintah itu memberikan bantuan kepada petani, kalau satu saat petani Bawang Merah gagal panen itu ada kebijakan dari pemerintah kepada petani benar-benar ada toleransinya, tidak dijadikan hutang,” ungkapnya.

Tentunya, kata Mugni, meskipun kami mendapatkan bantuan dari Pemerintah, tapi kami tetap serius memberikan pembinaan kepada para petani, supaya dari segi pengolahan lahan, maupun perawatannya harus tetap maksimal, supaya panen bawang merahnya berhasil.

Alhamdulillah, ucapnya, Awal mula kelompok Makbul Tani bekerja sama dengan Kemitraan Champion Bawang Merah itu oleh Dinas Pertanian yang dimulai dari tahun 2023.

“Jadi untuk tahap pertama, Kelompok Makbul Tani bekerja sama dengan Kemitraan Champion l dimulai pada tahun 2023, dan tahap keduanya pada tahun 2024,” kata Mugni Ketua Makbul Tani. Minggu 12 Januari 2025 di lokasi tempat penyimpanan panen raya bawang merah.

Mugni Ketua Makbul Tani Desa Cigadog.

Mugni mengatakan, untuk tahap pertama, Makbul Tani melalui Kemitraan Champion mendapatkan bantuan Saprodi (Sarana Produksi Pertanian) berupa pupuk NPK dan Pupuk organik. “Alhamdulillah mendapatkan peringkat serta ada perbaikan,” ucapnya.

Sedangkan untuk tahap kedua, ujarnya, Makbul Tani dari Champion mendapatkan tambahan Saprodi berupa pupuk NPK dan plastik mulsa.

“Mengenai penanaman bawang merah, baik tahap kesatu maupun tahap kedua, areal lokasi penanamannya di wilayah Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja dan ada pula yang ditanam di wilayah Desa Parentas Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya yang lahannya berdampingan dengan Desa Cigadog,” tuturnya.

Soalnya, imbuh Mugni, anggota Makbul Tani ini berjumlah 18 orang. Masing-masing memiliki areal tanah pertaniannya tersebar, ada yang di blok Cileungsing, Bojong, Nampel, dan Lengkong.

Kemitraan Champion Bawang Merah Bersama Makbul Tani Desa Cigadog Berjalan Lancar 

“Di tahap pertama kami mendapatkan bantuan bawang merah untuk 6 hektar, dan tahap kedua mendapatkan bantuan untuk areal seluas 5 hektar. Alhamdulillah berjalan lancar sampai sekarang,” aku Mugni.

Selanjutnya ketika disinggung terkait komitmen dengan Kemitraan Champion Bawang Merah, Mugni mengatakan, “Kami berkomitmen dengan pihak Champion, untuk kontribusi dengan mekanisme, bilamana terjadi gejolak harga di pasar nasional, kami selaku mitra Champion memberikan pasokan bilamana harga bawang merah melonjak, atau tidak stabil, kami berusaha untuk memberikan kontribusi ke pemerintah melalui Champion untuk kembali menstabilkan harga di pasar nasional,” jawabnya.

“Mekanismenya bervariasi, misalnya dari 1 hektar kami berkontribusi sekitar 1 ton 200 kg,” ujarnya.

Ketua Makbul Tani itu menjelaskan, “di tahap kedua itu masa tanam tahun 2024, masa panennya masuk di tahun 2025, itu ada dua tahap penanaman. Untuk tahap sekarang kami berkontribusi kepada pihak Kemitraan Champion Bawang Merah totalnya 2 ton 200 kg,” terangnya.

Kemitraan Champion Bawang Merah Bersama Makbul Tani Desa Cigadog Berjalan Lancar 

Alhamdulillah, ucapnya, sampai sekarang kerjasama dengan Kemitraan Champion Bawang Merah berjalan dengan lancar.

“Mudah-mudahan kedepannya di tahun 2025 masih bisa terus berkelanjutan,” kata Mugni sangat mengharapkannya.

“Untuk itu kami sebagai Ketua Makbul Tani berharap, baik dari pihak Kemitraan Champion maupun dari Dinas Pertanian, maupun dari dinas terkait, kami mengharapkan bukan hanya sebatas bertani di Bawang Merah saja, untuk kami khususnya kelompok Makbul Tani maupun kelompok tani yang ada di Desa Cigadog, karena potensi Desa Cigadog ini adalah pertanian, maka kami mengharapkan bantuan dari pihak Champion dan Dinas pertanian memberikan bantuan yang lebih maju lagi, seperti mesin pertanian berupa Mesin Cultivator, dan mesin pendorong,” ungkapnya.

Selain itu, imbuhnya, kami mengharapkan bantuan dari Kemitraan Champion bukan hanya sebatas pupuk dan mulsa saja, tapi mengharapkan bantuan berupa Pestisida dan Bibit Bawang Merah.

Kemitraan Champion Bawang Merah Bersama Makbul Tani Desa Cigadog Berjalan Lancar 

“Terutama untuk tani bawang merah ini yang paling besar adalah modal untuk membeli bibitnya,” cetusnya.

“Mudah-mudahan saja kedepannya dari pihak-pihak tersebut bisa memberikan modal tambahan untuk pembelian bibitnya,” kata Mugni.

Diakhir pembicaraannya sosok muda Ketua Makbul Tani yang akrab disapa Mugni menambahkan, “poin penting yang menjadi Inspiratif dari Kelompok Makbul Tani, adalah bisa berkontribusi untuk pemerintah, khususnya dibidang bawang merah, Alhamdulillah banyak membawa manfaat bagi para petani,” pungkas Ketua Makbul Tani. (IM).  

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.