• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Hujan Deras Picu Longsor di Desa Cigadog, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Segera Amankan Warga

img

IMG-20260404-WA0038.jpg

Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Garut kembali memicu bencana alam. Pada Sabtu (4/4/2026), warga Kampung Loa, Desa Cigadog, dikejutkan oleh lereng perbukitan yang ambrol dan menimpa permukiman. Di tengah situasi darurat tersebut, sinergi TNI dan Polri langsung terjun ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sucinaraja sejak pukul 12.00 WIB hingga sore sekitar pukul 16.00 WIB menyebabkan tanah longsor di tiga titik berbeda di Kampung Loa, Dusun II, Desa Cigadog. Titik longsor tersebut tersebar di RT 02/RW 05 serta dua lokasi di RT 02/RW 04.

Merespons laporan cepat dari Ketua RT setempat, Babinsa Desa Cigadog, Kopda Agus Tustiaji dari Koramil 1103 Sucinaraja, bersama Bhabinkamtibmas Asrof Santoso dari Polsek Wanaraja, langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pendataan.

“Begitu menerima informasi, saya bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi warga dan melakukan langkah pengamanan awal,” ujar Kopda Agus Tustiaji.

Bencana ini berdampak pada tiga rumah warga. Di wilayah RT 02/RW 04, material tanah menimbun halaman rumah milik Iye dan Cicih. Namun, dampak terparah dialami oleh Mulyana di RT 02/RW 05. Tebing setinggi 8 meter yang berada di samping rumahnya ambrol dan menghantam bagian dapur hingga mengalami kerusakan berat.

IMG_20260404_201329.jpg

Sebagai langkah darurat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas memprioritaskan keselamatan jiwa dengan mengarahkan para korban untuk mengungsi sementara.

“Langkah awal kami adalah mengamankan keselamatan jiwa. Para penghuni rumah yang terdampak segera kami ungsikan ke rumah saudara atau tetangga terdekat yang lebih aman,” tegas Babinsa.

Selain evakuasi warga, petugas juga mematikan aliran listrik di lokasi bencana untuk menghindari risiko korsleting maupun sengatan listrik. Bersama masyarakat setempat, upaya pembersihan material longsor pun dilakukan hingga malam, di tengah kendala hujan yang tak kunjung reda membuat proses pembersihan harus dilakukan dengan ekstra waspada guna menghindari longsor susulan.

IMG-20260404-WA0024.jpg

Terkait penanganan lebih lanjut, pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah melaporkan kejadian ini secara berjenjang kepada pimpinan masing-masing.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Cigadog agar segera ditindaklanjuti ke BPBD Kabupaten Garut atau instansi terkait lainnya. Harapannya, dampak bencana ini bisa segera tertangani secara teknis agar masyarakat merasa tenang,” pungkasnya.(IM).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.