• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Bana dan Syahrul Terima Bantuan Rumah Korban Bencana dari Pemkab Garut

img

cc00386a-d95a-44f9-883e-e9b467da1707.jpg

Setelah 6 bulan lamanya Bana dan Sahrul dengan sabar menunggu bantuan relokasi rumah dari Pemkab Garut pasca bencana longsor, akhirnya stimulus bantuan rumah korban bencana alam itu diterima sebesar Rp50 juta masing-masing yang disalurkan ke rekening mereka. Mulai hari ini Kamis (18/12/2025) pembangunan rumah korban bencana telah dimulai.

Sebelumnya rumah milik Bana dan Sahrul Sidik sebelum tertimbun tebing longsor  yang terjadi pada Sabtu 28 Juni 2025, pukul 09.20 WIB, berlokasi di Kampung  Pameungpeuk, RT 03, RW 08, Dusun 03, Desa Cigadog, Kecamatan  Sucinaraja, Kabupaten Garut. Kini direlokasi ke tempat yang yang aman.

Bana mengaku, setelah pasca-bencana longsor, karena sudah tidak punya tempat tinggal, ia bersama anak dan istrinya selama 6 bulan tinggal di kontrakan, sambil menanti bantuan dari Pemkab Garut. 

Dengan adanya bantuan stimulus pembangunan rumah korban bencana alam dari Pemkab Garut melalui dinas terkait, Bana, Syahrul Sidik, dan Pjs Kepala Desa Cigadog, Atik Tresnayadi mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

Bana dan Syahrul Terima Bantuan Rumah Korban Bencana dari Pemkab Garut (1).jpgAsep Ridwan, Ketua RW 08 Kampung Pameungpeuk (kanan), dan Bana (kiri) berbaju kuning 
"Kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Garut, dinas-dinas terkait, Pemerintah Desa Cigadog, Kecamatan, lembaga desa, dan kepada Media Online MahkotaIndonesia yang telah menginformasikan melalui pemberitaannya, serta kepada semua pihak yang telah andil hingga terealisasi pembangunan rumah Pak Bana, semoga dibalas oleh Allah SWT dengan kebaikan yang lebih-lebih,” ucap Asep Ridwan, Ketua RW 08 Kampung Pameungpeuk Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja, mewakili Bana.

Bana dan Syahrul Terima Bantuan Rumah Korban Bencana dari Pemkab Garut (3).jpg

Tentunya stimulus bantuan untuk rumah korban bencana alam yang disalurkan oleh Pemkab Garut, tak terlepas dari ajuan dari Pemerintahan Desa Cigadog. “Pada saat itu setelah terjadi longsor di kampung Pameungpeuk, kami segera melakukan evakuasi dini terhadap rumah yang tertimpa longsor. Setelah itu kami langsung mengadministrasi untuk pemenuhan Proposal Bantuan Bencana Alam ke tingkat Kabupaten melalui Distarkim,” tutur Pjs Kepala Desa Cigadog, Atik Tresnayadi.

Bana dan Syahrul Terima Bantuan Rumah Korban Bencana dari Pemkab Garut (a).jpgPjs Kepala Desa Cigadog, Atik Tresnayadi mengenakan rompi

Alhamdulillah, ucapnya, “Bantuan dari Pemkab Garut, khususnya Bapak Bupati dan Ibu Bupati, melalui Distarkim, telah tersalurkan masuk pada rekening masing-masing penerima bantuan, Bapak Bana dan Bapak Sahrul. Masing-masing per KK menerima 50 juta rupiah, jadi  totalnya sebesar 100 juta rupiah,” kata  Pjs Kades Cigadog.

Untuk itu, ujarnya, “Kami atas nama masyarakat dan Pemerintahan Desa Cigadog, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati,  Ibu Wakil Bupati Garut melalui Distarkim yang telah menyalurkan bantuannya kepada warga kami, juga terimakasih kepada Pemerintahan Desa Cigadog, Pemerintahan Kecamatan, atas kerjasama dengan BPD, tokoh masyarakat,  RT dan RW sehingga bisa merealisasikan pembangunan relokasi rumah Bapak Bana dan Bapak Sahrul,” pungkasnya. (IM).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.