Pengurus Baru DPC PDIP Garut Bertekad Menangkan Pileg 2029

Pengurus baru DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Garut bertekad menangkan Pemilu Legislatif tahun 2029 nanti dengan target meraih 8 hingga 9 kursi di DPRD Garut. Hal itu disampaikan Sekjen DPC PDIP Garut, Dedi Hasan Bahtiar (DHB), usai kegiatan konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) se- Kabupaten Garut di Hotel Suminar, Jalan Otista Garut, Sabtu (27 /12 /2025 ).
"2009 kita tentu berharap PD Perjuangan memenuhi target memenangkan Pileg. Kita punya sejarah tahun 2009 itu 7 kursi. 7 kursi terus kita mulai tergerus suaranya justru ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk PDI Perjuangan yang sekarang mampu meningkatkan perolehan suara 8 sampai 9 kursi di DPRD" ujar DHB kepada wartawan.
Menurut Dedi, konsolidasi partai yang diikuti seluruh PAC tersebut merupakan bagian dari salah satu agenda dari strategi untuk pemenangan partai di Pileg 2029 nanti. Dimana partai akan menentukan struktur kepengurusan di tingkat PAC, yang akan memilih menentukan satu ketua, dua personalia. Sekaligus merumuskan nanti lewat musyawarah anak cabang (musancab) struktur kepengurusan yang 11 orang.
"Nah sesuai dengan arahan ketua DPD dan ketua DPC, diharapkan nanti struktur kepengurusan ini ada kombinasi senior dan generasi milenial. Karena sesuai dengan tuntutan zaman kan, generasi milenial gen Z ini perlu kita akomodir. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi partai, dalam rangka menggairahkan semangat perjuangan partai," imbuhnya.
Formasi generasi muda ini lanjut DHB baik laki-laki atau perempuan harus ada di setiap tingkatan, di setiap struktur kepengurusan yang ada di 42 kecamatan. Diharap generasi milenial ini cukup mewakili mereka yang ada di luar yang tentunya mereka sudah mempunyai hak pilih..
"PDI Perjuangan membuka diri itu dalam rangka mempersiapkan seluruh kader, jajaran pengurus yang siap bergerak secara masif dengan masyarakat. Nah tidak kalah penting juga kelompok agama, profesi, pengusaha, petani, nelayan, tidak luput menjadi fokus perhatian kita untuk mempersiapkan di kepengurusan nanti di tiap kecamatan," katanya.
Dedi menambahkan, untuk proses penjaringan Ketua PAC PDIP tingkat kecamatan itu rekrutmen nya dilakukan dengan proses penjaringan ketat melalui tes tertulis dan wawancara yang dilakukan oleh pengurus DPD PDIP. Pada tes wawancara itu akan menguji public speaking, kemampuan calon, wawasan calon, wawasan politik, wawasan kemasyarakatan, wawasan sosialnya.
"Nah semangat itu nanti akan diukur oleh DPD dan timnya sampai sejauh mana kesiapan kader kita dalam menghadapi kontestasi baik itu Pileg, maupun pilkada. Jadi intinya mempersiapkan sumber daya manusia. Jadi tidak main-main, penilaian ini melibatkan profesional dari lembaga perguruan tinggi," tegasnya. (Ajay).
✦ Tanya AI