• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Warga Kampung Ciamanah Telah Lama Keluhkan Banjir Langganan, Menunggu Solusi Pemerintah

img

a7666111-4edd-4c37-8772-81314749d621.jpg

Telah lama Warga masyarakat Kampung Ciamanah, RT 03, RW 08 dan RW 09, Dusun 1 Desa Sindangratu mengeluhkan setiap tahun, ketika musim hujan, wilayahnya selalu berlangganan terendam banjir kiriman dari atas melalui jalan Raya Talagabodas. Namun sampai saat ini belum ada solusinya dari pemerintah.

a8a37d5b-0941-4721-83ee-fd274afbec6e.jpg

Setiap tahun, air bah yang membawa material, sampah, lumpur, pasir, dan lainnya, selalu menginvasi wilayah Kampung Ciamanah, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja. Akibatnya, wilayah tersebut tidak hanya terendam banjir, tetapi juga harus menghadapi tugas membersihkan kotoran berupa sampah, lumpur, dan kerikil yang berserakan setelah pasca banjir.


3360a423-ac02-4358-9128-4b35eef6f83c.jpg

Seiring dengan hal itu, Ketua RW 08, Otong mengatakan, banjir Minggu kemarin yang merendam wilayah RW 08,  ketinggian airnya nyampe 1,5 m.  

Menurut Otong, bahwa banjir di wilayahnya merupakan banjir kiriman. 

Tiga tahun yang lalu, banjir ini sudah diketahui Forkopimcam Wanaraja, begitu juga Pemdes Sindangratu. Cuman belum ada solusinya. 

6d5c9259-a0fd-45f4-b5fa-248344100747.jpgKetua RW 08, Otong

Harapan saya kepada pemerintah, ingin segera diantisipasi, solusinya apakah diperlebar saluran sungainya, atau bagaimana? Soalnya ini sudah menjadi banjir langganan setiap tahun. 

“Keluhan agar adanya solusi untuk mengatasi banjir langganan setiap tahun, itu sudah sejak 3 tahun ke belakang sampai sudah diusulkan dari tingkat desa hingga ke pemerintah kabupaten dan  sampai juga  DPRD, bahkan Pihak Bapenda pun sudah mengontrolnya, namun tetap belum ada realisasinya,” aku Otong.

Ontong menjelaskan, Sebenarnya, karena ini banjir kiriman dari atas, solusinya bisa saja kiri kanan jalan Talagabodas dibangunkan drainase. Sementara kiri-kanan Jalan Talagabodas dari Alun-alun Wanaraja hingga ke atas belum ada drainase. Akibatnya ketika musim hujan dengan curah hujan yang lebat Kampung Ciamanah terdampak banjir bahkan ke bawah lebih parah lagi tumpah ke wilayah Desa Wanajaya,” ungkap Otong.

fce3821a-baae-495f-a768-d618fab74bed.jpg

Kades Sindangratu, Yuyu Sunia

Atas banjirnya kampung tersebut, Kades Sindangratu, Yuyu Sunia mengatakan, bahwa banjir ini disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi, ditambah ada penyumbatan gorong-gorong air yang mengakibatkan air meluap. 

"Tentunya saya selaku Kepala Desa Sindangratu harus mengupayakan merehabilitasi saluran air supaya airnya mengalir dengan lancar." ujarnya.

Kami akan mengupayakan untuk rehabilitasi saluran sungai itu, akan dibawa ke Musrenbang Desa, terutama yang terdampak dari langganan banjir ketika musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi, yaitu Wilayah RW 08 dan 09.

"Sehubungan keterbatasan anggaran, untuk itu saya atas nama masyarakat mengharapkan bantuan dari Pemkab Garut melalui PUPR," pungkas Yuyu.

8c41b8f2-30a1-46d5-82dd-77e2954881b0.jpgWarga bergotong royong pasca banjir

Warga mengharap, semoga saja dengan diupayakan oleh Pemdes Sindangratu serta pihak-pihak terkait, Bupati Garut, Pak Syakur yang cepat respon, bisa menanggulangi  secepatnya keluhan Warga Kampung Ciamanah yang telah lama menanti solusi dari pemerintah, karena  selalu terendam banjir langganan setiap tahun. (IM).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.