PCM Cibiuk dan Al-Furqon Follow Up Milad Muhammadiyah, Bagikan 500 Paket Sembako

Rangkaian Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 tahun terus berjalan di berbagai tingkatan mulai dari Pusat, Wilayah, Daerah sampai Ke Cabang-Cabang Muhammadiyah di Seluruh Indonesia. Baru-baru ini salahsatu Cabang Muhammadiyah yang menggelar Milad Muhammadiyah ke-113 adalah PCM Cibiuk.
Kegiatan itu berlangsung di Pontren Boarding School Al Furqon Cibiuk, Sabtu, 29 November 2025, selain menggelar Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113, sekaligus menyelenggarakan Milad Al Furqon Cibiuk ke-61 tahun.
Hadir dari PP Muhammadiyah sekaligus sebagai Pembicara Drs. H. Dahlan Rais, M.Kum, dari PDM Garut Drs. H. Subhan Fauzi, MH, Hj. Dra. Yati Damiri dari PDA Garut, Perwakilan dari PCM se- Garut Utara, Forkopimcam Cibiuk, Para Ketua Ranting dan Ratusan orang tua santri Boarding School Al Furqon Cibiuk.
Acara dimulai dengan penampilan 3 orang MC dengan menggunakan 3 bahasa, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Alqur'an, Menyanyikan lagu Indonesia dan Laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, Sambutan dari Pimpinan Pontren Al Furqon Cibiuk, Sambutan dari Ketua PCM Cibiuk, Ketua PDM Garut, Camat Cibiuk dan Terakhir Tabligh Akbar oleh Drs. H. Dahlan Rais, M.Kum.
Dalam acara tersebut ditampilkan kreasi seni seperti Tapak Suci, Paduan Suara dan Penampilan Grup Angklung dari para Santriwati dengan membawakan lagu Sang Surya, Lagu-lagu Khas Sunda dan Lagu Maumere sehingga suasana menjadi ceria dan tepuk tangan bergemuruh di arena lapangan Pontren Al Furqon Cibiuk.
Setelah Laporan dari Ketua Panitia yang disampaikan oleh Toni, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Dahlan, S.Pd selaku Pimpinan Pontren Al Furqon, sambutan dari Ketua PCM Cibiuk oleh H. Yanto Asyatibi, M.Pd, sambutan dari PDM Garut yang diwakili oleh Drs. H. Subhan Fauzi, SH, MH, Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Camat Kecamatan Cibiuk.
Sementara itu H. Dahlan Rais dalam tausiyahnya mengatakan, "Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam harus senantiasa bergerak, berjuang dan berdakwah amar ma'ruf nahi munkar, sebagai bukti syukur akan adanya Muhammadiyah diadakan peringatan Milad, maka sebagai gerakan islam tidak boleh berhenti berdakwah, harus berlari, jangan berjalan apalagi berhenti, jika berhenti tertindas, jika berjalan akan ketinggalan, tapi harus berlari, insya Allah tema dari Milad Muhammadiyah ke 113 akan terwujud yaitu Memajukan Kesejahteraan Bangsa," ucapnya penuh semangat.

"Amalan dari Surat Al Ma'un yang disampaikan oleh KH Ahmad Dahlan, harus benar-benar terealisasi, Muhammadiyah itu harus selalu tertib dan teratur, maka bergembiralah kaum hawa telah bergabung di Muhammadiyah karena ibu-ibu/wanita diberikan haknya di Muhammadiyah dengan menjadikan Aisyiyah sebagai organisasi otonom Muhammadiyah," ungkapnya.
"Muhammadiyah selalu memberikan sesuatu kepada umat, bangsa dan negara Indonesia, namun ketika kita berada didalam jangan memperkaya diri atau menyalahgunakan jabatan sesuai pesan dari KH. Ahmad Dahlan, "Hidup-hidupilah Muhammadiyah jangan mencari kehidupan dari Muhammadiyah," ujar H. Dahlan Rais, nada suaranya tegas.
Di akhir tausiyahnya H. Dahlan Rais mengutarakan bagaimana cara mencapai Kejayaan Islam seperti pada zaman Nabi Muhammad SAW yaitu ada 4 Poin, Pertama Dakwah, Kedua Tajdid, Ketiga Ilmu dan ke-4 Amal, jika ke-4 dilaksanakan maka akan mengalami kesuksesan dan kejayaan.


Selesai acara Tabligh Akbar kemudian dilanjutkan dengan Pembagian Santunan 500 Paket Sembako kepada para kaum dhuafa, fakir miskin dan anak yatim serta pembagian bibit pohon buah-buahan kepada para PRM yang ada di Kecamatan Cibiuk. (AS).
✦ Tanya AI