Kinerja 100 Hari Bupati Syakur Amin dan Wabup Putri Karlina Dievaluasi 42 LSM Garut, Katanya Belum Ada Perubahan

Baru-baru ini, Selasa 10 Juni 2025, sebanyak 42 Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di Kabupaten Garut berkumpul bersama di Halaman Gedung DPRD Garut menggelar Aksi Mimbar Bebas yang menunjukkan kepedulian dan pengawasan masyarakat terhadap pemerintahan daerah untuk menyikapi 100 Hari Kinerja Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Garut Periode 2024 - 2029 Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin - Hj. drg. Putri Karlina, MBA.
Ke-42 LSM yang melakukan Aksi Mimbar Bebas tersebut, yaitu
1. RAGAP
2. RRG
3. Uped
4. Apih joe
5. Libas
6. Ade sudrajat
7. Basjab (barisan santri Jawabarat)
8. WRC (Watc Relation Of Corruption)
9. Pemuda Nasionalis
10. SABA (SOLIDARITAS ANAK BANGSA)
11. HIMA FKIP UNINUS
12. DKSI
13. BPK PEMUDA
PANCASIILA.
14. FPPI PIMKOT GARUT
15. Pengamen jalanan
16. BRIGEZ
17. BERGERAK
18. LSM BAIS
19. Lembaga Trisakti Nusantara Indonesia
20. LSM Penjara p.n
21. Pemuda akhir jaman
22. RRC (Republik Rakyat Cilawu)
23. LSM PERKARA
24. PKL GARUT
25. Update Garut
26. Ormas Pejabat
27. PAGUYBAN ASGAR NUSANTARA NGAHIJI
28. Gelegar ( Gerakan Leuweung Garut)
29. Pemuda akhir zaman
30. Adjie
31. PAGUYUBAN LINGAS
32. Gapermas
33. JAGA LEMBUR 78
34. Hisgar Ceng Lukman
35. XTC
36. PMPRI
37. Aliansi umat Islam
38. Barisan Kepemudaan Republik Indonesia
39. BNBR
40. LSM GSMB
41. FOPELIAN (Forum Peduli Lingkungan & Kelestarian)
42. Forum Merdeka 17
Hadir dalam Mimbar Bebas tersebut Presiden RRG (Ruang Rakyat Garut) Eldis, Dera Hermana, Ade Sudrajat, Angling, Syam Yosep, Tedi, Surya Panunggal, Abah Muda, Andri dan Aktivis Pergerakan Garut lainnya.
Acara Panggung Rakyat tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan Dera Hermana. Dalam orasinya Korlap Mimbar Bebas menyampaikan 16 Aspirasi yang wajib didengar dan direalisasikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Garut, yaitu :
1. Reformasi Birokrasi Gagal, dimana sampai detik ini masih banyak birokrat yang dijabat oleh PLt/PJ baik di Dinas/Instansi/Lembaga/Badan/Kecamatan dan lembaga pendidikan.
2. Langkanya Pupuk untuk para petani sehingga banyak petani yang gagal panen.
3. Tingginya Angka Asusila di Kabupaten Garut di tengah tagline "SYANTRI"
4. Tidak adanya perhatian terhadap lingkungan dan masih ada galian pasir ilegal.
5. Potret Kemiskinan yang menurun di Kabupaten Garut.
6. Sulitnya Akses Lapangan Pekerjaan.
7. Jalan Rusak di mana-mana bukti Garut tidak "HEBAT"
8. Kurangnya Keberpihakan kepada UMKM yang ditandai maraknya pengusiran PKL.
9. Rendahnya kepekaan terhadap Badut-badut Manusia Silver, Pengamen Jalanan, Anak-anak yang jadi Pengemis di lampu merah dan Seputaran Kota Garut.
10. Pasar Ciawitali yang masih kumuh serta pasar-pasar lainnya yang masih kumuh.
11. Proses Penempatan Timses pada jabatan-jabatan strategis.
12. Monopoli Pekerjaan/Proyek di SKPD yang diberikan kepada Patronase Politik.
13. Belum Optimal ya Layanan Kesehatan yang dibuktikan dengan tidak didefinitifkan-nya Direktur RSU Garut/hanya PLt.
14. Kurangnya optimalisasi dalam proses perizinan yang tidak memenuhi syarat.
15. Tidak adanya pengawasan terkait dana bantuan sosial dan dana stimulus program pemberdayaan sosial.
16. Lemahnya dalam penegakan PERDA, salahsatunya masih ada para PKL yang masih berjualan di atas jalan trotoar, seperti di depan kantor Satpol PP dan Gedung DPRD Garut, sementara di tempat lainnya banyak PKL yang tempat jualannya di bongkar sehingga menambah lagi pengangguran di Kabupaten Garut.
Selesai pembacaan pernyataan sikap tersebut, kemudian dilanjutkan dengan orasi dari para Ketua LSM dan Aktivis Pergerakan yang ada di Kabupaten Garut secara bergantian, diantaranya menuntut agar Bupati Garut bisa menegakan PERDA secara menyeluruh tidak pandang bulu karena sesungguhnya PERDA dibuat itu untuk ditaati atau dipatuhi bukan untuk dilanggar. Segera tepati dan realisasikan 8 janji kampanye, lakukan Reformasi Birokrasi bukan karena balas budi serta junjung tinggi supremasi hukum di segala bidang kehidupan.
Terpantau, di tengah acara Orasi tersebut, hadir Aris Munandar selaku Ketua DPRD Garut, Ia menyatakan, " "Silahkan Bapak/ibu untuk menyampaikan aspirasi menyikapi kinerja dari Bupati Garut Bpk. Syakur Amin dan Wabup Garut Ibu Putri Karlina, setiap warga negara diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapat dimuka Umum, Kami akan mendengarkan dan akan menyampaikan kepada Bupati dan Wabup Garut, tapi saya juga sangat yakin bahwa aspirasi ini pasti akan didengar oleh Bpk. Syakur Amin dan Ibu Putri Karlina sehingga 8 Program Janji Kampanye nya dapat dilaksanakan," tuturnya singkat.(AS).
✦ Tanya AI