Ketua MUI Desa Cigadog Ajak Warga Bangun Jalan Kabupaten yang Rusak Parah
🆂︎ehubungan jalan kabupaten yang melintas wilayah Desa Cigadog belum kunjung jua diperbaiki oleh Pemkab Garut, sedangkan jalan kabupaten itu kini kondisi jalannya semakin rusak parah, tentunya realita itu membuat tidak nyaman dan tidak aman segenap masyarakat yang lalu lalang mengendarai motor dan mobil, ketika melintas jalan kabupaten tersebut, bahkan sering terjadi kecelakaan, maka dari itu Ustadz Nandang Kowim Ketua MUI Desa Cigadog segera mengambil sikap demi menyelamatkan jalan kabupaten yang rusak parah belum kunjung jua diperbaiki oleh Pemkab Garut dengan mengundang masyarakat Cigadog untuk Musyawarah Rencana Penggalangan Dana Perbaikan jalan Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut guna memperbaiki jalan kabupaten yang rusak berat rawan kecelakaan.
Ustadz Nandang Kowim Ketua MUI Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja.
“Melihat kondisi jalan yang dilalui, khususnya oleh masyarakat Desa Cigadog, maka MUI Desa Cigadog mengajak masyarakat untuk bersama-sama dalam perbaikan jalan demi kelancaran transportasi dan kelancaran perekonomian Desa Cigadog, untuk itu kami mengundang masyarakat karena ada beberapa hal yang harus dimusyawarahkan,” kata Ustadz Nandang Kowim Ketua MUI Desa Cigadog yang disampaikan via Surat Undangan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, adapun yang menjadi dasar kami mengundang masyarakat, MUI juga memiliki peran dalam pembangunan desa, diantaranya memberikan bimbingan, nasihat dan fatwa, serta sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan program pembangunan kehidupan yang islami.
Berdasarkan surat undangan yang telah disebarkan oleh MUI Desa Cigadog kepada masyarakat dan sekaligus ditembuskan, diantaranya kepada Ketua MUI Kecamatan Sucinaraja, Kecamatan Sucinaraja, Ketua BPD Cigadog, Pemerintahan Desa Cigadog, Sukalaksana, dan Sukaratu, serta Koramil 1103 Sucinaraja, Musyawarah tersebut bertempat di Masjid Jami Al-Ikhlas, mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai, dengan bahasannya adalah Musyawarah Rencana Penggalangan Dana Perbaikan jalan Desa Cigadog.

Nampak masyarakat yang diundang lebih dari seratus orang, terdiri dari tokoh masyarakat, RT, RW, tokoh agama, tokoh pemuda, dan ketua BPD.
Tercatat yang dipinta sumbangsih buat buat membangun jalan kabupaten yang sangat rusak parah berjumlah 1300 KK (seribu tiga ratus Kepala Keluarga).
“Mudah-mudahan bisa ditambah dengan Desa Parentas yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut bisa menyumbang, juga dari para pengusaha, atau dari luar desa dapat membantu keluhan masyarakat Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut,” tutur Nandang Kowim.
Begitupun, ujarnya, kami mengharapkan adanya partisipasi perhatian dari warga Desa Cigadog yang tinggal di luar, baik di Jakarta, luar provinsi, atau dimana saja berada,
Selain itu, imbuhnya, mudah-mudahan ada juga perhatian dari pemerintahan baru hasil Pilkada pada Rabu kemarin 27 November 2024, baik Bupati maupun Gubernur apabila sudah dilantik cepat merespon dan langsung melihat keluhan-keluhan masyarakat yang ada di desa kami.
Nandang Kowim Ketua MUI Desa Cigadog[/caption]
Secara rinci Nandang Kowim menyampaikan, untuk rereongan memperbaiki jalan kabupaten yang digalang dari masyarakat batasan minimal iuran sumbangsihnya sebesar 50 ribu Rubiah, maksimalnya tidak terbatas.
“Penggalangan dana iuran rereongan ada beberapa kategori, yaitu kategori tidak mampu iurannya sebesar 50 ribu rupiah (bisa dicicil selama tiga bulan) dan kategori dianggap agak mampu sumbangsih rereongannya dipinta 100 ribu rupiah. Sedangkan kategori yang dianggap mampu iurannya harus lebih dari 100 ribu rupiah, sedangkan kategori jompo tidak boleh dipungut iuran,” terangnya.
“Iuran rereongan tersebut akan dikumpulkan secara door to door oleh Ketua RT masing-masing,” sambung Nandang Kowim.

Mudah-mudahan saja, ucapnya, dari luar daerah banyak yang membantu untuk mencapai target perbaikan jalan sejauh 500 m dari Cikutra (berada di wilayah Desa Sukaratu) sampai ke belokan Kiabul (wilayahnya masuk Desa Sukalaksana) yang kondisinya rusak parah.
“Semuanya kami undang, termasuk para pengusaha (terutama bandar-bandar sayuran, dan para pemilik kendaraan mobil pengangkut) mudah-mudahan lebih besar memberikan sumbangannya, makanya tidak ditentukan besaran sumbangsihnya, soalnya kami mengharapkan dari pengusaha-pengusaha lebih besar sumbangsihnya untuk memperbaiki jalan kabupaten tersebut,” ungkap Nandang Kowim.
Di samping hal itu Nandang Kowim mengucapkan, Semoga saja para pemangku kepentingan baik yang ada di pemerintahan maupun di luar pemerintah, tanggap atas keluhan masyarakat, apalagi dengan adanya rereongan masyarakat membangun jalan kabupaten, rasanya lebih tergugah.

“Sebenarnya dalam hal pembangunan jalan ini yang statusnya jalan kabupaten, berarti tanggung jawab pemerintah kabupaten,” imbuhnya.

Akan tetapi, kata Nandang Kowim, “sehubungan sudah belasan tahun tidak dibangun oleh pemerintah, otomatis jalan itu sudah rusak parah tidak nyaman dan aman dilaluinya. Sementara jalan ini merupakan satu-satunya jalan vital warga masyarakat Desa Cigadog untuk aktivitas sehari-hari, makanya kami segera mengambil sikap dengan mengadakan musyawarah untuk penggalangan dana perbaikan jalan kabupaten lintas Desa Cigadog,” ungkapnya.

“Harapan kami dengan adanya rereongan iuran untuk perbaikan jalan seperti ini karena keluhan masyarakat yang sudah belasan taun menanti perbaikan jalan kabupaten yang melintas ke Wilayah Desa Cigadog tidak diperhatikan oleh pemangku kepentingan, cuma janji-janji ketika kampanye yang tidak ditepati, sepertinya hanya sebatas ingin menduduki jabatan publik saja.
Mudah-mudahan saja, ucap Nandang Kowim, hasil Pilkada 2024 ini yang sekarang sudah terpilih, cepat respon dan segera membangun jalan kabupaten lintas wilayah Desa Cigadog yang benar-benar rusak parah. “Jalan kabupaten ini jalan satu-satunya untuk lalu lintas aktivitas masyarakat setiap hari,” seru Nandang Kowim.
H. Nurdin Tokoh masyarakat Desa Cigadog.
Sementara itu, H. Nurdin tokoh masyarakat Desa Cigadog, saat diminta komentarnya terkait perbaikan jalan kabupaten lintas wilayah Desa Cigadog, ia menyampaikan, “Saya begitu sangat setuju adanya perbaikan jalan kabupaten. Jangankan diajak sama Ketua MUI Desa Cigadog, sebelumnya juga sudah ada kegiatan dari warga masyarakat untuk memperbaiki jalan yang rusak itu. Makanya dengan kenyataan tersebut, pas ada ajakan dari Ketua MUI, langsung disambut antusias masyarakat Desa Cigadog karena pengen jalan yang baik nyaman dan aman saat kita melintasi jalan kabupaten tersebut,” ungkap H. Nurdin tokoh masyarakat Desa Cigadog. (IM).
✦ Tanya AI