Kasihan! Yatim Piatu Penyandang Disabilitas Nasibnya Malang Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

Begitu malang sosok yatim piatu bernama Maulida Ismah. Ia seorang perempuan muda berusia 20 tahun dari Kampung Jembatan Dua, RT 01, RW 01, Desa Maripari, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai penyandang disabilitas tuna wicara dan tuna daksa lumpuh total, kini hanya bisa terbaring di tempat tidur, tidak mampu bergerak maupun berbicara dengan kondisi tubuhnya tinggal kulit dan tulang. Yatim piatu Penyandang disabilitas itu hidupnya benar-benar malang belum tersentuh bantuan dari pemerintah.
Saat ini Maulida tinggal bersama Ranti kakaknya dan Kaesah ibu Sambung yang berusaha keras untuk merawatnya. Meskipun telah mengajukan permohonan bantuan kursi roda, bansos, dan BLT, namun atas nama Maulida belum pernah menerima bantuan tersebut hingga kondisi tubuhnya kian hari semakin lemah tinggal kulit dan tulang yang membuatnya semakin membutuhkan bantuan.

Sampai saat ini biaya sehari-harinya, seperti makan, beli pamper hanya mengandalkan pemberian Suami Ranti yang bekerja sebagai kuli panggul beras di pasar Wanaraja dengan penghasilan minim sekali.
Untuk itu Kakak Maulida, Ranti berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi adiknya dengan memberikan bantuan yang dibutuhkannya. "Kami sudah mengajukan permohonan bantuan, atas nama adiknya, tapi sampai sekarang belum ada kabar," ungkap Ranti. Selasa (07/10/2025).
Ranti Kakak Maulida dan Kaesah ibu Sambung yang mengurus Maulida Ismah Ranti mengharapkan bantuan yang dibutuhkan adiknya, Maulida Ismah, yaitu
1. Kursi Roda, Untuk membantu Maulida bergerak dan beraktivitas dengan lebih mudah;
2. Bansos, Bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar Maulida, seperti makanan dan perawatan. Karena selama ini hanya mengandalkan bantuan suaminya yang bekerja sebagai kuli pikul di Pasar Wanaraja;
3. BLT, Bantuan Langsung Tunai untuk membantu Maulida yang sudah yatim piatu dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Saya berharap kepada Pemerintah untuk segera memproses permohonan bantuan atas nama Maulida dan memberikan bantuan yang dibutuhkannya. Begitupun kepada siapapun yang peduli kepada para penyandang disabilitas saya mengharapkan uluran tangannya,” kata Ranti, ekspresinya dipenuhi harapan.
Semoga saja, melalui pemberitaan ini, saudara-saudaraku dapat membantu Maulida menginformasikannya, baik kepada Bupati beserta Wakil Bupati, DPRD yang peduli terhadap penyandang disabilitas, serta kepada lembaga terkait, seperti Dinas Sosial Kabupaten Garut atau BAZNAS Garut, dan kepada pihak terkait lainnya, bahwa atas nama Maulida Ismah Penyandang Disabilitas, Nasibnya benar-benar malang belum tersentuh sama sekali bantuan dari Pemerintah (IM).
✦ Tanya AI