• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Heboh, 28 Jamaah Umroh Terlantar Di Madinah, Travel DISTY Amanah Tour Dituntut Bertanggungjawab

img

TIM LIPSUS MAHKOTAINDONESIA.COM mengabarkan, Walaupun sudah dibentuknya kementerian Haji dan Umroh dan dibolehkannya untuk melakukan Umroh Mandiri, tapi faktanya masih saja ada Travel Haji dan Umroh yang melakukan pelanggaran dan diduga melakukan penipuan kepada calon Jama'ahnya. Seperti yang terjadi kepada 28 orang Jama'ah Umroh yang menggunakan jasa Travel Disty Amanah Tour, mereka setelah tiba di Arab Saudi pada  Selasa (11/11/2025), tiba tiba  pada saat cek in di hotel, di tolak pihak hotel karena belum bayar uang sewa hotel. 

Seperti yang disampaikan oleh salahseorang Jama'ah melalui sambungan selulernya belum lama ini, "Betul kami dalam keadaan terlantar hanya tidur di hotel dengan jarak 15 Km ke Masjid Nabawi, untuk makan dan keperluan lainnya kami rereongan, bahkan ada yang sakit, untuk itu kami meminta agar pihak travel Disty Amanah Tour untuk segera bertanggungjawab jawab, uangnya di ambil sementara pelayanan dan fasilitas yang di janjikan tidak ada, ini masuk pada pasal penipuan," ujarnya .

"Kami sudah bayar lunas 39,5 juta, tapi kenapa bisa seperti ini, tidak sesuai yang di janjikan, ini soal ibadah kepada Allah (Umroh) masa seperti itu tanggungjawabnya, sekali lagi kami meminta agar pihak Kementerian Haji & Umroh untuk segera menghentikan ijin operasional Travel Disty Amanah Tour, uang kami pun ingin dikembalikan, kemudian karena Pimpinan Cabang Travel Disty Amanah Tour seorang PNS agar segera di berikan sanksi pemecatan karena sudah melanggar sumpah janji seorang PNS," ucapnya tegas. 

Sementara itu ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas PUPR Garut, atas perbuatan karyawannya Sdr. Firman dimana telah di duga melakukan penipuan kepada Jama'ah Umroh sehingga mereka terlantar di Madinah, Beliau membalas, "Waalaikumsalam Wr Wb. Htrnhn kang ...  perlu kami sampaikan bahwa yang bersangkutan sudah memperoleh surat peringatan dan teguran terkait beberapa laporan pelanggaran serta aktivitas kegiatan diluar tupoksi. Bahkan sekarang sudah masuk sanksi disiplin pegawai. Adapun terkait dengan kejadian yang disampaikan kita belum memperoleh laporan resminya. Hatrnhn!" balas dari Kadis PUPR Garut. 

Sangsi apa yang akan diberikan kalau tidak tidak dipenuhinya tuntutan dari Jama'ah Umroh? "Kalau itu berproses secara hukum,...  maka sanksinya bisa sampai pada PTDH," tegasnya. 

Ketika di japri kepada Sdr. Firman melalui sambungan selulernya hanya menjawab, "Sareng saha ieu? Nanti di konfirmasi lagi waktunya, besok pagi di kabari," pesannya.

SEdangkan wakil Bupati Garut Putri Karlina saat dikonfirmasi dan tersebar luas di media sosial mengatakan, "saya sendiri sangat menyesalkan bisa terjadi, berarti kita tidak tahu titik mana yang bersalah tapi yang jelas cukup mencederai kepercayaan masyarakat terhadap travel Umroh tertentu, kedua akan adanya efek traumatis bagi para Jama'ah Umroh,  sementara dari pihak pemerintah masih menunggu informasi dari pihak travel katanya mau bertanggungjawab," ungkapnya. (Tim). 

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.