Empat Tokoh Muhammadiyah Diguar dalam Bedah Buku Media dan Islam Berkemajuan

Bedah Buku hasil karya Dr. Roni Tabroni, M.Si. bertempat di Aula Institut Muhammadiyah Darul Arqom (IMDA) Garut pada Senin, 24 November 2025 telah digelarnya. Acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan MPI PDM Garut dalam rangka menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke-113 tahun, yang telah dimulai dengan Lomba Aksi ISMUBA, Cek Kesehatan Gratis, dan Donor Darah. Pada ekspos bedah buku, Dr. Roni Tabroni mengguar tentang peran dari 4 tokoh Muhammadiyah, yaitu KH. AR Fahrudin, Buya HAMKA, KH. Syafi'i Ma,'arif dan KH. Haidar Nashir. Ke-4 tokoh tersebut merupakan sosok jurnalis yang sering memberikan kontribusi pemikiran positif untuk perubahan dan perkembangan Islam di Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut dr. H. Mas'ud Stap Ahli Bupati Garut mewakili Abdusy Syakur Amin karena berhalangan mengikuti kegiatan Gubernur Jabar ke Karangtengah, Ketua dan Wakil Ketua PDM, Rektor IMDA, Ketua KPP GATRA, Presidium Garsel, Ketua dan Pengurus PDA Garut, Ketua PD Persis Garut, Para Ketua Ortom Muhammadiyah, Para Kepala Sekolah SMAM/SMKM/MA Muhammadiyah di lingkungan Majelis Dikdasmen PDM Garut, serta para Mahasiswa IMDA Garut.
Abdullah Efendi, S.PdI., M.E, Ketua Panitia MiladKetua Panitia Milad, Abdullah Efendi, SPd.I, M.E, menyampaikan, "Dalam rangka menyemarakkan dan Syiar Milad Muhammadiyah ke-113 tahun, Pimpinan Daerah Muhammadiyah melalui Panitia Pelaksana Milad telah memulai menggelar acara Lomba Aksi ISMUBA pada awal November (2/11), kemudian menyelenggarakan kepedulian sosial dengan Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah tgl 15/11, mengikuti puncak acara tgl 18/11 di UMB yang langsung dihadiri Ketum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haidar Nashir, Para Menteri, Wakil Menteri, Kapolri, Kapolda Jabar, Gubernur Jabar dan seluruh Ketua PWM se-Indonesia, Ketua PDM se Jawa Barat, Ketua PCM, AUM, ORTOM dan tamu undangan lainnya dan hari ini Senin, 24 November 2025 di gelar Bedah Buku, Media & Islam Berkemajuan yang akan diguar secara mendalam oleh Dr. Roni Tabroni, Dr. Hj. Shinta Dewianty, Dr. Agus R Nugraha,” kata Ketua Panitia.
Aep Saepudin selaku Sekretaris MPI PDM GarutSementara itu Aep Saepudin selaku Sekretaris MPI PDM Garut yang juga sebagai Moderator Bedah Buku mengatakan, "Kami mengucapkan terimakasih kepada Narasumber, yaitu Dr. Roni Tabroni, M.Si dari MPI Pusat, Dr. Hj. Shinta Dewianty Wakil Rektor IMDA Garut dan Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag Ketua PDM Garut yang telah hadir, kemudian kami ucapkan Jazakumullah khairan katsiran kepada para donatur yang menjadi sponsor, semoga kebaikan dibalas oleh Allah SWT dengan yang lebih baik dan berkah," ucap Sekretaris MPI PDM Garut.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada peserta, para Ketua PCM, Kepala Sekolah, Personil PDM, Ketua Ortom Muhammadiyah, Ketua Ormas NU, PERSIS dan Perwakilan dari beberapa organisasi kemasyarakatan lainnya yang telah hadir memenuhi undangan," pungkas Aep Saepudin Sekretaris MPI PDM Garut.
Dalam Bedah Buku Media & Islam Berkemajuan, Dr. Roni Tabroni mengguar tentang peran dari 4 tokoh Muhammadiyah, yaitu KH. AR Fahrudin, Buya HAMKA, KH. Syafi'i Ma,'arif dan KH. Haidar Nashir, dimana mereka itu merupakan seorang jurnalis yang sering memberikan kontribusi pemikiran positif untuk perubahan dan perkembangan islam di Indonesia. Mereka layak dan patut dicontoh oleh para generasi muda hari ini yang terkadang malas untuk membaca, padahal kuncinya ilmu itu adalah rajin dan mau membaca sebagaimana wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad Surat Al-Alaq: 1-5.
Roni Tabroni memaparkan, bahwa Muhammadiyah bisa maju seperti sekarang, pada dasarnya karena peran dari Media, dimana kehadiran dari seorang pemimpin itu sangat penting dalam membawa roda organisasi kearah kemajuan, perubahan dan perkembangan zaman, seperti Muhammadiyah yang sudah memasuki usia 113 tahun, “Alhamdulillah telah punya TVMu, Penerbit Suara Muhammadiyah yang telah banyak melahirkan para penulis sehingga membawa dampak untuk kemajuan umat islam, Muhammadiyah dan tentunya bangsa Indonesia," ekposnya.
Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag Ketua PDM Garut/Alumni Rektor STAIDA Garut.Berikutnya Dr. Agus Rahmat Nugraha, dalam pemaparannya menjelaskan, bahwa Muhammadiyah adalah organisasi besar dengan segudang kontribusi amal nyata, salah satunya adalah media Muhammadiyah telah menjadikan media sebagai jantung gerakan dakwah dan pembaharuan. Media dalam pandangan Muhammadiyah adalah pesan langit (supra struktur) yang dibangun atas landasan semangat iqra (ayat pertama dalam Al-Qur'an)," ujarnya.
Selanjutnya Alumni Rektor STAIDA yang sekarang berubah menjadi IMDA Garut, menjelaskan, "Ayat ini merupakan representasi dari semangat informasi, ilmu, kemajuan, dan peradaban. Allah menyebutnya dalam tiga (3) istilah penting, yakni naba, ya'lam, dan sirah. Ketiganya adalah pesan langit untuk menyebut wahyu, berita besar dan penting tentang kenabian, kehidupan, kematian, dan makna utama dalam ajaran Islam. Inilah pesan langit yang harus menjadi landasan awal dibangun dalam media berkemajuan. Dan semangat ini pula lah yang telah diimplementasikan oleh 4 (empat) tokoh utama jurnalis Muhammadiyah, yakni H. Fachroedin, Buya Hamka, Buya Ahmad Syafi'i Ma'arif, dan Haedar Nashir," imbuhnya.
Dikatakannya, Pesan langit adalah starting of point untuk membangun media berkemajuan, dan spirit inilah yang menghadirkan struktur sosial dalam wujud Islam yang sebenar-benarnya. Oleh karena itu ke depan, media Islam Berkemajuan seperti Suara Muhammadiyah dan Suara Aisyiah harus bisa menangkap pesan moral dan etik dengan tetap melihat kecenderungan pengguna media. Beberapa kecenderungan yang dimaksud diantaranya pengguna media yang passing time, companion save, accept catalytic, enjoyment, social interaction, relation, dan information.
"Pesan ini tentu saja terpenting kita lakukan dalam bentuk bedah buku karya Dr Roni Tobroni, MSI (Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah). Inilah karya MPI PDM Garut yang sangat strategis Milad Ke 113 Muhammadiyah tahun 2025 ini semoga bermanfaat. Alhasil mari kita bangun media berkemajuan yang mempertahankan nilai benar, baik dan bermanfaat," pungkasnya.
Pembicara selanjutnya disampaikan oleh Dr. Hj. Shinta Dewianty, perwakilan dari Gender yang telah dipercaya sebagai Wakil Rektor II IMDA Garut, "Peran Media itu sangat penting yaitu sebagai pemberi kabar informasi kepada publik, wabil khusus tentang peran dari para tokoh islam sangat di nanti dan diharapkan ide, gagasan dan fatwa-nya sehingga masyarakat menjadi tahu mana yang benar dan yang salah, mana haq dan bathil serta mana yang harus dilaksanakan, mana pula sesuatu perkara yang harus ditinggalkan," ungkapnya. (DM).


✦ Tanya AI