Tolong Diprioritaskan! Rumah Rano Bukan Lagi Rutilahu, Tapi Sudah Menjadi Rustilahu

Rumah panggung milik Rano ukuran 5 x 4 m yang dibangun tahun 1982 di Kampung Cirendang RT 03 RW 07, Kedusuna 2(dua), Desa Cigadog Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, kini benar-benar bukan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) lagi, tapi sudah menjadi Rumah Sangat Tidak Layak Huni (Rustilahu). Ditambah lagi kehidupan Rano sangat menyedihkan untuk makan sehari-harinya hanya mengandalkan bekerja sukarela bersih-bersih jalan kabupaten dengan menyimpan keropak yang menunggu pemberian orang-orang pengguna jalan mengulurkan tangan.
Begitu menyedihkan sekali saat Awak Media Mahkota Indonesia, Senin 15 September 2025 Pukul 15.00 s/d 17.00 WIB yang didampingi Tokoh Masyarakat Kampung Cirendang (Ustad Ajah) dan Ketua RT 03, berkunjung ke rumah panggung milik Rano. Nampak secara kasat mata sekeliling dinding rumahnya yang terbuat dari bilik sudah pada rusak parah, ada dinding bambu yang lapuk, ambrol karena termakan usia bangunan, serta sebagian dindingnya ditutupi oleh plastik, dan dinding kamar mandinya sekelilingnya ditutupi oleh kain sarung yang telah kotor dan lusuh terlihat sangat memprihatinkan.
Kamar mandi Rustilahu Rano

Kondisi Rumah Sangat tidak Layak Huni (Rustilahu) Rano
Begitupun ketika masuk ke dalam rumahnya, terlihat langit-langit biliknya sudah pada bolong, lantai palupuh sudah pada rapuh, ruangan tempat tidurnya nampak kumuh memprihatinkan, dan ruangan dapurnya sama tak kerasan di pandang.
Intinya rumah yang dihuni oleh Rano (60 th) berdua sama anaknya, karena istrinya telah meninggal dunia pada tahun 2015. Kini Rumah Rano bukan lagi Rumah tidak layak Huni atau yang disingkat dengan istilah “Rutilahu” tapi ini sudah menjadi Rumah Sangat Tidak Layak Huni, alias Rustilahu.
Sehubungan dengan hal tersebut, Tokoh Masyarakat Kampung Cirendang, Ustadz Ajah mengatakan,” baik kondisi rumah Pak Rano, maupun kondisi perekonomiannya, memang sangat memprihatinkan, oleh karena itu Tolong diperhatikan oleh pemerintah. Soalnya Bapak Rano ini sudah lama sekali kehidupan seperti ini. Apalagi dia orangnya rajin membantu kebersihan-kebersihan Desa Cigadog, misalnya dia tanpa disuruh dengan sukarela pembersihan sekitar jalan kabupaten meskipun tanpa digaji oleh pemerintah,” ujar Ustadz.
Tokoh Masyarakat Kampung Cirendang (Ustad Ajah)
Ustadz Ajah menjelaskan, bahwa Pak Rano ini tidak memiliki lahan untuk bertani Dia kesehariannya untuk menghidupi keperluan makan hanya mengandalkan uluran tangan dari para pengemudi, baik roda empat dan roda tiga yang melintas jalan kabupaten di wilayah Desa Cigadog.
“Pekerjaan Rano setiap hari tanpa pamrih menjadi tukang bersih-bersih jalan kabupaten, yaitu menyiangi rumput di tebing-tebing bahu jalan, selokan, dan menambal jeglongan-jeglongan jalan kabupaten yang berbahaya,” tutur Ustadz Ajah.
Menurut Ustadz Ajah, Pak Rano ini sudah lama setiap hari kerjanya bersih-bersih jalan kabupaten, seperti membersihkan tebing-tebing jalan, selokan, dan bahu jalan hingga menambal jeglongan-jeglongan jalan yang berbahaya bagi kendaraan roda dua dan roda empat di wilayah Desa Cigadog hingga ke perbatasan Desa Parentas.
Selama ia bekerja sukarela membersihkan sekitar jalan kabupaten, Dia memang tidak pernah minta, cuma menyediakan kotak. Apabila ada yang ngasih seikhlasnya dari para pengguna jalan, ya diterima dan dibawanya ke rumah. Jadi untuk makan sehari-harinya hanya mengandalkan pemberian orang-orang pengguna jalan yang dengan ikhlas mengulurkan tangannya.
Lantai Palupuh ruangan menuju kamar Rano
Di akhir pembicaraannya Ustadz Ajah menyampaikan pesan, Tolong kepada Pemerintah, baik Pemerintah Tingkat Desa, Kecamatan, dan tingkat Kabupaten, maupun tingkat Provinsi dan Pusat, perhatikan Pak Rano ini, selain rumahnya sangat tidak layak huni, juga untuk menghidupi keluarga buat sehari-harinya hanya mengandalkan bersih-bersih sekitar jalan kabupaten, ditambah lagi Dia tidak mendapat bantuan dari pemerintah desa maupun dari pemerintah kabupaten maupun provinsi, jadi sama sekali tidak mendapatkan bantuan. Untuk itu Tolong diperhatikan dan diprioritaskan. (IM).
✦ Tanya AI