• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Sampah Kiriman Sumbat Got di Kampung Seni Baru, Rumah Warga Nyaris Terendam

img


Mengabarkan.jpg

Belum lama ini,  Rabu, 3 Desember, sekitar pukul 15.30 - 16.00 WIB, hujan lebat yang mengguyur wilayah Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, membawa sampah kiriman yang menghambat aliran air di irigasi yang terletak di Kampung Seni Baru RT. 001, RW 19 Kelurahan Jayawaras. Sampah-sampah tersebut langsung masuk ke dalam got dan hampir menyebabkan rumah-rumah di sekitar irigasi terendam banjir.

Sampah Kiriman Sumbat Got di Kampung Seni Baru, Rumah Warga Nyaris Terendam.jpg

Beruntung, warga sekitar yang dipimpin oleh Aep Saepudin langsung bergerak cepat untuk mengangkat sampah-sampah tersebut dari got yang mampet, sehingga air kembali mengalir normal. Namun, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran, bahwa jika tidak ada solusi yang tepat, rumah-rumah di sekitar irigasi akan terendam banjir ketika musim penghujan tiba.

56ed8762-a9b9-4b70-8efd-900bae843e2e.jpg

Oleh karena itu, warga meminta kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Petugas Mobil Sampah, untuk segera mengangkut sampah-sampah yang menumpuk di got. Hal ini untuk mencegah terjadinya banjir yang lebih parah jika hujan lebat kembali mengguyur wilayah tersebut. “Jangan sampai Kampung Seni Baru jadi langganan banjir akibat sampah yang tidak bisa diantisipasi,” kata Aep Saepudin.

“Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga dan pemerintah setempat untuk lebih waspada dan proaktif dalam menghadapi musim penghujan,” ujar Kang Aep.

“Jangan sampai Kampung Seni Baru jadi langganan banjir akibat sampah yang tidak bisa diantisipasi,” tegas Aep Saepudin. 

Tentunya atas kejadian ini, imbuh Aep, warga berharap agar Dinas PUPR Garut dapat memperbesar saluran air dan Dinas LH Garut dapat mengangkut sampah-sampah yang menumpuk di got secepatnya.(DM).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.