Rumah Enut Berbahaya, Dinding Tembok Ambruk dan Terbelah, Harapkan Bantuan Pemkab Garut

Sebagian dinding tembok bata rumah milik Enut yang hidupnya sebatang kara di Kampung Ciamana, RT 02, RW 09, Dusun 1, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, pada Kamis 11 September 2025 sekitar pukul 16.00 WIB tiba-tiba ambruk. Atas peristiwa itu Kepala Desa Sindangratu dengan proaktif segera meninjau ke rumah tersebut yang kondisinya berbahaya, dinding-dinding temboknya bukan lagi retak-retak tapi sudah pada terbelah (menganga).
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, bahwa rumahnya sudah berusia 20 tahun, yang dibangun tahun 2005 dengan ukuran rumah 5,5×7,5 m2. Mungkin karena bangunannya sudah tua, ditambah sekelilingnya ada kebun bambu, pada waktu itu sekitar tabuh 4 sore, setelah hujan lebat reda, berhembus angin agak kencang. Tiba-tiba terdengar suara bangunan ambruk. “Beruntung saat robohnya sebagian dinding tembok bata rumah milik saya, waktu itu saya lagi di depan rumah membersihkan halaman rumah. Alhamdulillah saya selamat,” tutur Enut.
Enut“Untuk sementara, menghindari robohnya bangunan, karena rumah saya dindingnya sudah pada retak, bahkan ada yang dinding tembok yang sudah terbelah, maka saya mengungsi ke rumah Kakak saya di RT 03, RW 09,” katanya.

Atas robohnya sebagian dinding rumahnya, dan sebagian dinding rumahnya pada terbelah (menganga), ditambah kualitas bahan bangunan yang sudah pada lapuk, karena rumahnya dikelilingi tumbuhan bambu, Enut yang tinggalnya hanya sebatang kara, hanya berharap melalui ajuan Pemerintah Desa Sindangratu kepada Bupati Garut dan Wakil Bupati yang cepat tanggap melayaninya melalui dinas-dinas terkait, agar rumahnya segera diperbaiki.
Ketua RT 02 Kampung Ciamana, Sarif Setelah melihat dinding rumah milik Enut yang ambruk, Ketua RT 02 Kampung Ciamana, Sarif langsung menginformasikan ke Kadus, serta kepada Kepala Desa Sindangratu. Ketika diinformasikan Bapak Kades siap membantunya.
Tentunya sebelum ada bantuan dari pemerintah, mengingat kondisi rumah milik Enut berbahaya, saya menyarankan untuk ngungsi dulu, baik di tetangga atau saudaranya. Untuk itu saya mohon bantuannya kepada pemerintah secepatnya, kasihan Bapak Enut ini hidup sebatang kara dia sekarang mengungsi ke rumah saudaranya,” harap Ketua RT 02 Kampung Ciamana, Sarif.
Sehubungan dengan ambruknya sebagian dinding tembok dan bagian dinding tembok rumah Enut kondisinya pada retak dan terbelah sungguh memprihatinkan, bahkan sangat berbahaya ketika ditempati. Saat diwawancara secara eksklusif, Kades Sindangratu, Yuyu Sunia mengatakan, “Sebenarnya untuk perbaikan rumah bapak Enut ini, sebelum ambruk telah saya ajukan ke Distarkim Kabupaten Garut, namun sampai saat ini belum ada jawaban,” ucapnya.
Kades Sindangratu saat meninjau rumah milik Enut yang ambruk“Mudah-mudahan, pada saat sekarang pihak desa akan mengajukan lagi ke pemerintah melalui Distarkim untuk pembangunan rumah Bapak Enut ini,” ujarnya.
“Sementara ini, sebelum ada bantuan perbaikan rumah Bapak Enut dari Pemkab Garut, dari pihak desa untuk sekarang ini ada bantuan sedikit buat bantuan sekeluarga bapak Enut, dan saya sarankan untuk tidak menempati dulu rumahnya yang kondisinya berbahaya,” kata Kades Sindangratu.
“Maka dari itu, harapan kami kepada Bupati dan wakil Bupati Garut, melalui dinas-dinas terkait, agar ajuan proposal kami dari Pemerintah Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, untuk perbaikan pembangunan rumah Bapak Enut, segera direalisasikan, ini kondisi bangunan rumahnya sangat berbahaya,” ungkapnya.

Sementara itu, di akhir liputan, Enut menghaturkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Sindangratu, Yuyu Sunia. “Terima kasih Pak Kades atas perhatiannya kepada saya, begitupun kepada Ketua RT dan Dusun serta tetangga yang telah memberikan rasa kepeduliannya kepada saya yang lagi tertimpa musibah,” ungkapnya.
Jamban rumah Enut yang tidak layak“Begitupun kepada Bupati dan Wakil Bupati Garut, saya mengharap sekali bantuan dari pemerintah untuk perbaikan rumah saya yang kondisinya sudah tidak layak huni,” pungkasnya dengan ekspresi penuh rasa harap. (IM).
✦ Tanya AI