• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Polsek Kadungora Evakuasi Jasad Mayat Gantung Diri di Kadungora

img

Mengabarkan 2.jpg

Kabar Tragis secepat kilat gegerkan warga Garut atas  penemuan mayat gantung diri di Desa Mandalasari Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Polsek Kadungora Polres Garut segera Evakuasi Jasad Mayat Gantung Diri, Kamis (29/05/2025). 

Sehubungan dengan kejadian tersebut, Kapolsek Kadungora Kompol Alit Kadarusman mengatatakan kejadian tragis ini diketahui ketika korban AW (65) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan cara menggantung diri menggunakan tali kawat Sling yang diikat pada bagian atap genting menuju lorong tangga  lantai.

Jasad Mayat Gantung Diri 1.jpg

Awal mula diketahui ketika saksi Sdr. Apen Sanusi menuju rumah  korban dengan maksud tujuan akan mengambil baju milik istri korban dan anak korban.namun ketika Sdr. Apen melihat ke arah lantai 2 kemudian dirinya mendapati korban dalam keadaan meninggal dunia dengan cara menggantung diri menggunakan tali kawat Sling yang diikat pada bagian atap genting dilorong tangga menuju lantai 2 tempat menjemur pakaian.

“Ketika menerima laporan dari masyarakat, kami langsung menuju TKP untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, penyebab  korban melakukan bunuh diri, didudga korban merasa stres dengan penyakit yang diderita gejala stroke, dan pada hari Senin korban ditinggalkan oleh istri dan anaknya,” kata Kapolsek.

Berdasarkan  pemeriksaan dari dokter Puskesmas Rancasalak, ditubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

Atas insiden tersebut, Pihak kepolisian telah melakukan cek TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Rancasalak, Pihak Kepolisian mengimbau agar segera melaporkan apabila mengalami kejadian serupa. (AS).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.