Notes Kang Oos: Malapetaka Amunisi Kadaluarsa

Malapetaka Amunisi Kadaluarsa
Peristiwa peledakan amunisi kadaluarsa di Cibalong Garut Selatan pada hari Senin pagi, 12 Mei 2025 berakhir jadi malapetaka. Semua sangat berduka, kaget, sedih bahkan ada yang seolah tak percaya dengan meninggalnya 13 jiwa anak bangsa bukan saja TNI ternyata dari sipil sebagai masyarakat biasa pun ada. Dalam hati kita yang terus bicara dan bertanya, "ko bisa?"
Dari banyak penuturan bahkan bisa dikatakan saksi dari masyarakat setempat, bahwa peledakan amunisi kadaluarsa yang berlokasi di wilayah Cibalong Garut Selatan tersebut sudah berlangsung sangat lama, mungkin sejak saya belum lahir. Tapi kali ini berujung malapetaka yang membuat semuanya kaget, sedih dan sangat berduka.
Semua tahu, bahwa amunisi yang sudah kadaluarsa masih berpotensi berbahaya jika meledak, namun karena kadaluarsa inilah maka menjadi sulit dalam menganalisa atas amunisinya.
Perjalanan mengangkut amunisi kadaluarsa dari gudang ke lokasi peledakan pun jangan dianggap aman tentu pastinya beresiko. Apalagi saat prosesi peledakannya sudah pasti beresiko berbahaya bukan saja kepada tim petugas peledakan bisa jadi dampak lingkungan. Disinilah SOP peledakan amunisi kadaluarsa begitu sangat ketat dan pastinya harus dilakukan disiplin dan akurat.
Malapetaka amunisi kadaluarsa yang menyebabkan musibah meninggalnya 13 jiwa kini menyisakan pertanyaan semua pihak tanpa bermaksud untuk saling menyalahkan, "mengapa ada orang-orang sipil yang dilibatkan dalam proses peledakan amunisi kadaluarsa ini?"
Sebagai rakyat saya justru mempertanyakan kepada para wakil rakyat khususnya DPR Pusat yang selama ini terlalu fokus membahas anggaran pengadaan amunisi baru, tapi sepertinya tidak disertai pembahasan bagaimana anggaran untuk amunisi yang kadaluarsa. Pentingnya pembahasan anggaran pengadaan amunisi baru dan amunisi kadaluarsa, menurut saya sebagai awal dari aspek keselamatan dari amunisi itu sendiri.
Menurut saya dan harapan rakyat semua, mungkin sudah saatnya, bahwa negara ini harus memiliki tempat peledakan amunisi kadaluarsa yang modern sehingga lebih aman, tidak seperti yang selama ini sebagaimana lokasi peledakan di Cibalong Garut Selatan.
Rahayu Indonesia Ku
Kang Oos Supyadin, S.E., M.M, Pengurus Forum Pengkajian Pengembangan Garut Selatan (FPPGS)
✦ Tanya AI