• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

MPI PDM Garut Akan Menerbitkan Buku Sejarah Muhammadiyah Garut

img

Mengabarkan.jpg

Setelah sukses menggelar lomba Karya Tulis Sejarah Muhammadiyah Garut, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Garut, menyelenggarakan pertemuan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Senin (05/01/26) membahas rencana menerbitkan buku sejarah Muhammadiyah Garut dengan menghadirkan Tim Ahli Sejarah dan para peserta lomba menulis sejarah Muhammadiyah Garut. 

Setelah dalam pertemuan itu menyamakan persepsi melalui diskusi dan sharing informasi tentang konsep  dalam pembuatan Buku Sejarah Muhammadiyah Garut, tersimpulkan bahwa MPI Garut akan menerbitkan sekaligus 2(dua) buku Sejarah Muhammadiyah Garut.

Substansi dari buku tersebut, pertama buku kumpulan dari karya tulis dari 13 Penulis peserta lomba, kedua buku sejarah Muhammadiyah Garut khusus karya dari team MPI PDM Garut yang  kontennya dikolaborasikan dengan sejarah dari Aisyiyah Garut dan Ortom Muhammadiyah lainnya dibawah naungan Muhammadiyah. 

Untuk itu Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut terus  mematangkan penyusunan buku sejarah persyarikatan Muhammadiyah Garut sebagai warisan intelektual bagi generasi mendatang. Upaya ini tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga langkah strategis untuk melestarikan jejak perjuangan Muhammadiyah di Kabupaten Garut yang merupakan Kota Santri dan cikal bakal Muhammadiyah di Provinsi Jawa Barat. 

Buku Muhammadiyah Garut (2).jpg

Sehubungan dengan hal tersebut, Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung sekaligus sejarawan muslim, Sopaat Rahmat Selamet, mengatakan  pentingnya penulisan sejarah yang berbasis metodologi ilmiah. 

Ia menjelaskan, "Sejarah tidak bisa ditulis secara serampangan, tapi ada aturan dan klasifikasinya. Menulis sejarah tidak bisa langsung menulis begitu saja. Ada tahapan penting yang harus dilalui, mulai dari heuristik atau pengumpulan sumber, verifikasi, kritik sumber primer maupun sekunder, hingga interpretasi dan historiografi,” terangnya. 

Dari proses kurasi naskah para peserta lomba, Sopaat mengungkapkan, bahwa sekitar 80 persen karya sudah tergolong baik. Meski demikian, masih ada beberapa catatan teknis yang perlu diperbaiki ditambah atau dikurangi redaksionalnya sebelum buku naik cetak.

“Secara umum sudah bagus, tetapi tetap ada yang harus direvisi, terutama menyangkut prosedur riset sejarah. Ada naskah dengan narasi kuat namun analisisnya kurang, atau sumber-sumber yang belum dilengkapi,” ungkapnya.

Target Peluncuran Program penyusunan buku sejarah Muhammadiyah Garut ini ditargetkan rampung dan diluncurkan pada pertengahan Februari 2026, saat momen peringatan Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah. 

Buku Muhammadiyah Garut (1).jpg

“Buku tersebut dirancang dalam format antologi atau bunga rampai yang menghimpun berbagai perspektif sejarah Muhammadiyah di Garut," ujarnya.

Untuk menjaga standar akademik, proses penyuntingan dipercayakan kepada tim sejarawan dari UM Bandung yang juga merupakan putra daerah Garut. 

Sopaat berharap karya ini bisa menjadi pemicu munculnya riset-riset sejarah yang lebih komprehensif di masa mendatang.

“Buku sejarah ini bukan sekadar dokumentasi, tetapi juga warisan literasi bagi kader. Garut adalah salah satu daerah awal berkembangnya Muhammadiyah di Jawa Barat, sehingga catatan ini sangat penting,” tegasnya.

Buku Muhammadiyah Garut (4).jpgAep Saepudin, Tim PIC Lomba Menulis Sejarah Muhammadiyah Garut

Sementara itu, Aep Saepudin, selaku Sekretaris MPI PDM Garut, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar bimbingan teknis (bimtek) pada Senin (5/1/2026), ”Kami laksanakan sebagai persiapan penyusunan buku. Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari lomba penulisan esai bertema Sejarah Muhammadiyah Garut yang di gelar dalam rangkaian Milad Muhammadiyah ke 113 tahun di PDM Garut,” tuturnya.

Buku Muhammadiyah Garut (5).jpg
Buku Muhammadiyah Garut (6).jpg

“Kami berharap kegiatan ini memberi dampak nyata, sehingga karya peserta tidak hanya berhenti pada lomba, tetapi juga menjadi referensi bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucapnya.

Di akhir pembicaraannya, Aep Saepudin menyampaikan, setelah mendapatkan persetujuan dari para Penulis sejarah Muhammadiyah Garut, selanjutnya akan dilaporkan kepada PDM Garut untuk mendapatkan persetujuan pencetakan buku, dan setelah nantinya menjadi buku, MPI akan bekerjasama dengan Majelis Dikdasmen PNF untuk bisa Mendistribusikan secara luas ke sekolah-sekolah Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan organisasi otonom (ortom) yang ada di PDM Garut. (DM).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.