• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Meski Baru Berdiri, Ormas Jawaring Garut Bergiat Sosial Berbagi 600 Paket Takjil

img

420a6eb9-e9f4-4b73-a917-3cd8bf3daa7b.jpg

Di tengah khidmatnya bulan suci Ramadhan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang baru saja terbentuk di Kabupaten Garut. Meski usianya baru seumur jagung, Ormas Jawaring (Jagjag Waringkas) membuktikan eksistensinya melalui aksi nyata menyapa masyarakat dan kaum duafa di jantung kota.


Ormas Jawaring (Jagjag Waringkas) menggelar aksi sosial dengan membagikan 600 paket takjil gratis kepada fakir miskin dan pengguna jalan di kawasan Simpang Lima (Simlim), Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (15/03/2026).


Jawaring (a).jpg

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jawaring, KH. Yoga Alhadid, SH., didampingi Wakil Ketua Umum, UZ Miraga Sukma, jajaran pengurus, serta puluhan anggota lainnya.


"Ini adalah kegiatan perdana kami setelah rilis Jawaring kemarin pada 17 Ramadhan, bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran. Saat itulah kami resmi berdiri," ungkap UZ Miraga Sukma di sela-sela pembagian takjil.


Meski baru berusia sepekan, ormas yang berkantor pusat di Perum Margawati Blok B No. 6, Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota ini menunjukkan akselerasi yang luar biasa. Hingga saat ini, Jawaring telah memiliki 26 Pengurus Anak Cabang (PAC) yang tersebar di wilayah Garut.


Jawaring (1).jpg

Jawaring dibentuk dengan misi utama: berbagi, mengaji, berbakti, serta melestarikan budaya, seni, dan olahraga. Salah satu ciri khas yang ditekankan adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai landasan spiritual organisasi.


"Kami ingin membangkitkan kembali budaya-budaya Garut yang mulai meredup. Misalnya kesenian Lais yang kini jarang terlihat, insya Allah akan diangkat kembali oleh Jawaring. Begitu juga dengan seni buhun seperti pencak silat dan hadroh," tambah UZ.


Terkait legalitas, UZ menjelaskan bahwa Jawaring sudah mengantongi akta notaris dan akan segera didaftarkan ke Kesbangpol Kabupaten Garut. Saat ini, tercatat ada 150 anggota yang sudah resmi terdaftar.


Ide pembentukan Jawaring sendiri diinisiasi oleh sang Ketua Umum, KH. Yoga Alhadid. UZ berharap kehadiran ormas ini dapat menjadi wadah pemersatu bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Garut ke arah yang lebih baik.(Ajay).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.