Mengapa Jalan Cigadog Parentas Telah Dihotmix? Kok, Jalan Terparah di Wilayah Desa Sukalaksana dan Sukaratu Belum Dibangun?

Bagi masyarakat yang belum mengetahui alasannya pasti akan bertanya “Mengapa Jalan Cigadog didahulukan dihotmix?” Sedangkan jalan kabupaten yang terlihat rusak parah dan rawan kecelakaan di wilayah Desa Sukalaksana dan Sukaratu, kenapa belum dibangun?
Sehubungan dengan pertanyaan pada prakata berita ini, Atik Triyadi, S.E., Pjs Kades Cigadog menjawab, “Alhamdulillah pada hari ini, terkait perihal pembangunan jalan Desa Cigadog khususnya Jalan Dusun 03 Kampung Cirendang yang didanai oleh DD penganggaran tahun 2025, dikerjakan panjangnya sejauh 500 m dengan anggaran sebesar seratus sembilan puluh sembilan juta lima ratus empat puluh satu ribu rupiah,” kata Atik Pjs Kades Cigadog
Atik Tresnayadi, S.E. Pjs Kades Cigadog Kecamatan Sucinaraja.
Selanjutnya, ujar Atik, terkait jalan yang titik lokasinya di Lengkong Desa Sukalaksana dan di Desa Sukaratu, kenapa jalan di lokasi Lengkong belum dibangun? Sedangkan, kenapa Jalan Dusun III jalur Cigadog Parentas didahulukan dibangunnya?
Alhamdulillah, ucapnya, setelah kami koordinasi dengan Dinas PUPR, jalan di Lengkong itu sudah masuk di draf PUPR. “Jadi pada dasarnya, kenapa belum dibangun? Hal ini ditakutkan kegiatan pembangunannya tumpang tindih. Kalau dari Dana Desa, kita kan bisa merubah langsung titik kegiatannya, dan RAB-nya,” cetusnya.
“Kalau terkait dengan DPA yang ada di Dinas PUPR, itu kan susah untuk di relokasinya lagi,” imbuh Atik.
Kata Atik, “Mudah-mudahan saja setelah dana desa yang dibangun untuk jalan selesai, dan kami sudah koordinasi dengan pihak PUPR, insya Allah tidak lama lagi, kemungkinan sekitar bulan Juni akan di bangunnya.” Ungkapnya memberikan informasi mengenai jalan yang rusak parah yang berlokasi di Desa Sukalaksana dan Sukaratu.
Untuk pembangunan jalan di Dusun III Kampung Cirendang, “itu panjangnya 500 m, tebalnya 3 cm, dan lebarnya 3 m dari pagu anggaran seratus sembilan puluh sembilan juta lima ratus empat puluh satu ribu rupiah,” kata PJs Kades Cigadog seraya menginformasikan papan informasi yang terpajang di lokasi kegiatan pembangunan jalan hotmix.

Secara kasat mata tertera pada papan informasi tersebut, Kegiatan Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Hotmix yang dilaksanakan pada hari Rabu - Jum’at, 14-16 Mei 2025 Volumenya Panjang 500 m, Lebar 3m dan tebal 0,003 m, Lokasi kegiatan pembangunan tersebut di Jalan Kedusunan III, Kampung Cirendang, RT.01, RW.07, Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut, jumlah alokasi dana dalam kegiatan pembangunan itu bersumber dari Dana Desa (DD) tertera Rp. 199.541.000,- dengan kalender kerja 30 hari, dilaksanakan oleh CV. Harum Jaya Abadi yang beralamat di Jalan Ciwalen Gang Pemuda Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut Jawa Barat.
Atas Kegiatan Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Hotmix tersebut, Atik berkata, “Kami berharap setidaknya meskipun belum maksimal pembangunan ini bisa menunjang khususnya para penerima manfaat untuk jalur kendaraan, baik dari Desa Parentas, maupun dari Kampung pameungpeuk Desa Cigadog, sehingga sedikitnya para penerima manfaat dari jalan hotmix itu bisa membantu untuk perawatan, seperti saluran airnya.” Katanya saat ditanya mengenai. Bagaimana harapan Bapak ke depannya setelah pembangunan jalan hotmix jalur Jalan Cigadog Parentas selesai?
“Maka dari itu kami sebagai Pemerintahan Desa Cigadog berharap kepada masyarakat untuk memelihara saluran airnya, diantaranya terkait irigasi gorong-gorongnya dengan swadaya sama-sama rasa memiliki,” himbaunya.
Selaras dengan komentar Atik Triyadi Pjs Kades Cigadog, atas pembangunan jalan hotmix serta pemeliharaannya, Sahidin, S.Pd.I Ketua BPD Cigadog mengatakan, “Alhamdulillah dengan diadakannya pembangunan hotmix di wilayah Kampung Cirendang dari Dana Desa dengan anggarannya sesuai sebagaimana ada di papan proyek, mengenai perawatan dari kegiatan pembangunan, Alhamdulillah antusias warga, seperti pemeliharaan drainase sudah kelihatan memadai, dan cukup untuk kelanjutan pemeliharaannya,” tuturnya.

Sahidin, S.Pd.I., Ketua BPD Cigadog mengenakan masker.
“Setelah selesai pembangunan jalan ini, nanti dimusyawarahkan juga. Tentunya masyarakat siap tanggung jawab dan insya-Allah saya juga, sebagai tim untuk mempertanggungjawabkan kepengurusan selanjutnya, supaya jalan ini kalau terawat bisa tidak cepat rusak dan lebih tahan lama insya-Allah warga Kampung Cirendang khususnya, dalam hal perawatannya siap untuk mempertanggungjawabkannya,” ungkap Ketua BPD Cigadog.

Ustadz Atep
Selain itu, Ustadz Atep sebagai tokoh agama dan tokoh masyarakat Kampung Cirendang mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Desa Cigadog sudah membangun jalan di kampung kami yang sangat begitu rusak parah dan menanjak tajam. “Alhamdulillah kami sebagai masyarakat Kampung Cirendang Desa Cigadog sangat bersyukur dengan di bangunnya jalan tersebut,” ucapnya.
“Alhamdulillah sae kanggo pisan ku masarakat da peryogi pisan. Ngawangun jalan ieu teh diantos-diantos pisan ku masyarakat ti kapungkur keneh (Alhamdulillah bagus kepakai sekali oleh masyarakat, soalnya sangat butuh sekali. Pembangunan jalan ini dari dulu sangat dinanti-nantikan),” cetusnya.
Di penghujung pembicaraannya Ustadz Atep mengucapkan, “Alhamdulillah, terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu untuk kelancaran pembangunan jalan di Desa cigadog yang lokasi di Kampung Cirendang. Mudah-mudahan kedepannya pembangunanya bisa dilanjutkan lagi. Karena masih banyak dan panjang jalan yang belum dibangun,” tuturnya, Kamis (15/05/2025). (IM).
✦ Tanya AI