Kinerja Sosok Muda Kepala SLB Annajaat, Luar Biasa!

Memang luar biasa, sosok Wini Widiarti kelahiran 27 Oktober 1987 yang sebentar lagi menginjak usia 37 tahun, meskipun masih muda, baru sebulan lebih beberapa hari diangkat menjadi kepala sekolah SLB Annajaat, pada 5 Juli 2024 pas tahun ajaran baru 2024/2025, meskipun di tengah kekurangan tenaga pengajar, namun Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) dan program kerja yang diprioritaskan oleh sosok kepala muda itu untuk lebih meningkatkan kualitas SLB tersebut berjalan sebagaimana mestinya dengan kinerjanya begitu memumpuni.
Wini Widiarti, S.Pd Kepala SLB Annajaat.
“Saat ini di SLB Annajaat lagi kekurangan tenaga pengajar, sehubungan Pk Entis sebagai kepala sekolah, dan Pk Ahmad sebagai guru sudah pensiun, dan dua orang guru diangkat jadi P3K. Beruntung ada 2(dua) tenaga sukwan yang mengajar di SLB ini (Pk Hadi dan Bu Fina) yang kini lagi persiapan wisuda di Uninus. Dan saya sendiri sebagai kepala sekolah, sehubungan kurang tenaga pengajar, saya mengajar juga,” kata Wini Widiarti, S.Pd.
Kendatipun demikian, Kepala Sekolah SLB Annajaat yang sebentar lagi menginjak usia 37 tahun itu, saat berbincang-bincang dengan Redaktur Pelaksana media ini, yakni terkait program kerja kepala sekolah yang diprioritaskannya dalam rangka lebih meningkatkan kualitas sekolah di tengah SLB Annajaat kekurangan tenaga pengajar, “Alhamdulillah berjalan sebagaimana yang saya harapkan,” ucapnya.

Wini mengatakan, di samping dirinya tetap melanjutkan program kerja sekolah yang sudah berjalan seperti biasa sesuai dengan visi misi sekolah, juga ia melaksanakan program kerja sebagai kepala sekolah, meskipun baru diangkat menjadi kepala sekolah SLB Annajaat, pada 5 Juli 2024 pas tahun ajaran baru 2024/2025.
Kepala SLB Annajaat yang baru diangkat itu menyampaikan mengenai program kerjanya, Seperti untuk pendidikan para siswa SDLB, lebih diarahkan kepada kebersihan diri supaya anak-anak itu mandiri dalam hal kebersihannya.
“Kalau pendidikan siswa SMPLB lebih diarahkan kepada keterampilan atau pendidikan vokasional Tata Boga dan Menjahit, tapi masih dalam tahap pengenalan,” tutur Wini.
Aah Alumni SLB Annajaat lagi mengarahkan membikin pola baju Program Yayasan.
Sedangkan, sambungnya, untuk pendidikan para siswa SMALB, diarahkan pada pendidikan keterampilan menjahit. Di SMALB ini, peserta didik bukan lagi tahapan pengenalan, melainkan sudah masuk ke vokasional menjahit. “Seperti di sekolah ini sudah ada 2(dua) Siswa SMALB yang telah bisa menjahit, yaitu Latif dan David,” ujar Wini.
Kebetulan pada saat ini, imbuhnya, di sekolah ada program baju yayasan. Alhamdulillah kedua Siswa SMALB itu dengan dibantu langsung oleh Bu Aah (alumni sekolah ini) mereka membikin baju dari program yayasan.
Di penghujung pembicaraannya dengan Awak Media ini, Wini menyampaikan, “Saya mengharapkan sekali SLB Annajaat ini lebih maju lagi, baik dalam SDM-nya, peserta didiknya, maupun sarana dan prasarananya lebih meningkat lagi,” harapnya, baru-baru ini Selasa (03/09/2024) di ruang kerjanya SLB Annajaat di Desa Sukasono, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.
✦ Tanya AI