• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Historis Yayasan Al-Ghifari Karees Garut, Seiring Amanat Almarhum Drs. Abdurahman, M.Si.

img

Menulis 1.jpg

Abizar Al-Gifari adalah sahabat Nabi Muhamad SAW yang sangat dikenal sebagai penyayang kaum duafa. Sahabat Rasulullah itu ternyata mengilhami Drs. Abdurahman, M.Si.,  untuk mengabadikannya ke dalam suatu yayasan. Maka seiring dengan berjalannya sang waktu, pada tahun 1994 ia mendirikan yayasan bernama ‘Yayasan Al-Ghifari Karees Garut yang bergerak dalam bidang pendidikan. Tak lama kemudian, sebelum detik-detik Drs. Abdurahman, M.Si.,  meninggal dunia, Beliau sempat menitipkan amanat kepada putra sulungnya (Hasan Taufan, S.Pd.,M.Pd.) untuk merealisasikan cita-citanya yang mulia dalam dunia pendidikan.

Historis berdirinya Yayasan Al-Ghifari Karees Garut, sesungguhnya tak terlepas dari sosok  Abdurahman (kini sudah almarhum). Saat itu, ia merasa prihatin melihat beberapa anak-anak di lingkungan Kampung Sukaluyu, Desa Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi yang tidak bisa melanjutkan sekolahnya. Mereka menjadi putus sekolah. Karena terbentur dengan masalah biaya. Kondisi seperti itu, memotivasinya  untuk mendirikan sekolah.

Historis Yayasan Al-Ghifari Karees Garut, Seiring Amanat Almarhum Drs. Abdurahman, M.Si.

Satuan pendidikan yang pertama didirikan oleh Yayasan Al-Ghifari Karees Garut, adalah SMP Al-Ghifari pada tahun 2007. Waktu itu jumlah siswanya ada 70 orang. Mereka  menempati 2 ruang kelas. Per kelasnya sebanyak 35 murid. Para siswa yang sekolah di SMP tersebut, pas hari pertama masuk sekolah, diberinya secara gratis perlengkapan sekolah, seperti baju seragam.

Kemudian pada tahun 2009 mendirikan SMK Al-Ghifari Banyuresmi. Waktu itu murid yang mendaftarkan diri untuk bersekolah berjumlah 270 orang. Ruang tempat belajarnya ada 6 kelas, per rombelnya terdiri dari 45 siswa.

Historis Yayasan Al-Ghifari Karees Garut, Seiring Amanat Almarhum Drs. Abdurahman, M.Si.

SMK Al-Ghifari pertama dibuka dengan bidang studi keahliannya adalah Administrasi Perkantoran. Lalu pada tahun 2010 ditambah dengan bidang studi keahliannya Akutansi dan Multimedia. Selanjutnya pada tahun 2011 di SMK Al-Ghifari dilengkapi dengan bidang keahlian Automotif.

Kini di Sekolah Menengah Kejuruan Al-Ghifari Banyuresmi sudah terdiri dari  bidang studi keahlian. Bidang-bidang keahlian tersebut, yaitu Bisnis dan Manajemen, meliputi Administrasi Perkantoran, Akutansi dan Pemasaran. Bidang Studi Keahlian Teknologi informasi dan Komunikasi bidang studinya, yaitu Rekayasa Perakat Lunak dan Multi Media. Bidang Studi Keahlian Teknik Otomotif, meliputi Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Sepeda Motor. Sedangkan dalam Bidang Studi Keahlian Kesehatan, di SMK Al-Ghifari Banyuresmi, sementara ini mengangkat bidang studinya adalah Keahlian Farmasi.

Begitu pesat perkembangan sekolah milik Yayasan Al-Ghifari Karees Garut yang beralamat di Jl. Hasan Arief, Km 10 Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang menepati areal tanah seluas 2200 m². Hal itu terbukti, sewaktu berdiri di SMP Al-Ghifari hanya ada 2 ruangan kelas. Kini menjadi 12 ruangan kelas. Bahkan SMK Al-Ghifari Banyuresmi yang pertama berdiri hanya memiliki 6 ruangan kelas. Kali ini sudah mencapai 21 ruangan kelas, dengan jumlah  peserta didiknya    sebanyak 959 siswa yang dibagi menjadi 27 rombel.

Ternyata prospek SMK Al-Ghifari bagi masyarakat memang sangat dipandang luar biasa sekali. Diantaranya sekolah ini sangat representatif, sudah terakreditasi ‘A’, memiliki kelebihan dan keunggulan, menyajikan bidang-bidang studi keahlian,  serta memberikan peluang pekerjaan. Bahkan di SMK Al-Ghifari,  ada jalur prestasi bagi calon siswa yang selama bersekolah di SMP/MTs-nya masuk peringkat 10 besar.

Bagi calon siswa yang melalui jalur prestasi  di sekolah ini, dianjurkan melampirkan bukti, yaitu photo copy nilai raport kelas VIII-IX, serta menunjukan aslinya. Maka bagi calon siswa yang masuk peringkat 10 besar melalui jalur prestasi,  berhak mendapatkan apresiasi dari SMK Al-Ghifari, yakni masuk tanpa tes USM (hanya melakukan seleksi administrasi), bebas uang pendaftaran, tidak dipungut uang SPP, gratis uang bangunan, biaya MOPD, baju batik, kaos olahraga, kartu siswa, asuransi, dan atribut, serta tidak akan dipinta uang Prakerin dan ujian (UTS, UAS, UKK, dan UN).

Selain itu, bagi para siswa yang sudah tidak memiliki orang tua, maupun siswa yang benar-benar orang tuanya dhuafa, apalagi yatim piatu, maka siswa tersebut oleh SMK Al-Ghifari digratiskan uang pendaftaran, SPP, uang bangunan biaya MOPD, kartu siswa, asuransi, uang Prakerin, dan ujian (UTS, UAS, UKK, dan UN), serta diberi baju, yaitu baju batik, kaos olahraga, dan seragam sekolah yang lengkap dengan atribut.

Program-program yang diselenggarakan tersebut, ternyata di samping lahir dari niatan baik dan ketulusan hati Kepala SMK Al-Ghifari yang akrab dipanggil ‘Hasan’ yang kini kembali konsentrasi mengelola Yayasan Al-Ghifari Karees Garut melepas jabatan sebagai Kepala SMK Al-Ghifari Karees Garut, terhitung dari tahun 2023, juga diperkokoh dengan adanya amanat dari almarhum ayahnya (Drs. Abdurahman, M.Si.). Pesan dari almarhum ayah handanya sebelum pergi meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya, selalu tersirat dalam hati dan terngiang sewaktu rasa sunyi menyapa. Apalagi tatkala ia duduk menyepi seorang diri.

Hingga kini, amanat dari ayah handanya tak pernah sirna. Suara almarhum ayahnya, selalu terngiang menghiasi hari-hari ‘Hasan’. Apalagi tatkala ia lagi sendiri bertafakur dalam suasana yang sepi. Suara lembut almarhum ayahnya ketika berpesan, begitu terasa terngiang, ”Hasan, bapak nitip, sayangilah para anak yatim dan kaum duafa! Jagalah, peliharalah sekolah ini dengan sebaik-baiknya! Anakku harus tahu, bahwa nama yayasan ini diambil dari nama akhir salah satu sahabat nabi yang bernama Abizar Al-Gifari. Sahabat nabi itu, terkenal sebagai penyayang kaum duafa,” ujar Hasan menuturkan kembali pesan dari ayah handanya.

“Sebenarnya impian almarhum demi turut serta memajukan dunia pendidikan, selain mendirikan sekolah dari tingkat dasar hingga tingkat menengah, juga ingin mendirikan perguruan tinggi, serta sekolah plus pesantren. Mudah-mudahan saja apa yang dicita-citakan oleh ayah terealisasi. Nama perguruan tinggi maupun pesantren, tetap harus mengambil nama akhir Abizar Al-Gifari (sahabat Rasulullah) penyayang kaum duafa,” kata Hasan menceritakan lagi harapan almarhum ayahnya sebelum meninggal.

Historis Yayasan Al-Ghifari Karees Garut, Seiring Amanat Almarhum Drs. Abdurahman, M.Si.

Sedangkan amanat ayahandanya untuk  mendirikan pesantren, perlahan telah dibangun  2 kobong, dan pada bulan Juni tahun ini (2024) mulai dibangun kembali ruang Kobong baru sebagai tempat penginapan para santri yang saat ini terus bertambah.

Memang begitu luar biasa perjuangan Hasan Taufan, S.Pd.,M.Pd. Seiring Amanat Almarhum Drs. Abdurahman, M.Si., memajukan Yayasan Al-Ghifari Karees Garut yang beralamat di Jl. Hasan Arif Km.10 Karees,  RT.02, RW.04, Desa Karyamukti, Kecamatan  Banyuresmi, Kabupaten  Garut, dari mulai  SDS IT  Al-Ghifari jenjang SD,  SMP Al-Ghifari Garut jenjang SMP,  SMKS Al-Ghifari Banyuresmi jenjang SMK, dan LKP  Al-Ghifari Karees jenjang kursus.

Historis Yayasan Al-Ghifari Karees Garut, Seiring Amanat Almarhum Drs. Abdurahman, M.Si.

Adapun realita dari perjuangan Hasan Taufan, S.Pd.,M.Pd. Seiring Amanat Almarhum Drs. Abdurahman, M.Si, diantaranya berdasarkan Data Rekap Per Tanggal 15 Juni 2024, Semester 2023/2024 Genap, pertumbuhannya memang terlihat jelas, saat ini di SDS IT AL-GHIFARI, terpangpang jumlah muridnya sebanyak  182 yang terdiri dari 102 laki-laki, 80 perempuan, dan Sapras-nya, yaitu 6 Ruang Kelas, 1 Ruang Pimpinan, 1 Ruang Guru, dan 2 Ruang Toilet,  dengan total bangunan di SDS IT AL-GHIFARI adalah 4 Ruang Bangunan.

Berikutnya berdasarkan Data Rekap Per Tanggal 15 Juni 2024, Semester 2023/2024 Genap, perkembangannya secara kasat mata terlihat jelas, saat ini di SMP AL-GHIFARI GARUT tercatat jumlah peserta didiknya 180 Siswa Laki-laki dan 164 Siswa Perempuan, dengan Sapras-nya, yaitu ada 15 Ruang Kelas, 1 Ruang Perpustakaan, 1 Ruang Laboratorium, 1 Ruang TU, 1 Ruang Pimpinan,1 Ruang Ibadah, 3 Ruang Toilet, dan 1 Tempat Bermain / Olahraga, dengan total bangunan di SMP AL-GHIFARI GARUT berjumlah 7 Ruang bangunan.

Begitupun berdasarkan Data Rekap Per Tanggal 15 Juni 2024, Semester 2023/2024 Genap, kemajuannya memang begitu terlihat jelas, pada saat ini di SMKS AL-GHIFARI, tertera diantaranya total Murid sebanyak 711 peserta didik, dengan Jumlah Sapras-nya, yaitu 29 Ruang Kelas, 1 Ruang Perpustakaan, 3 Ruang Laboratorium, 1 Ruang Pimpinan, 2 Ruang Guru, 2 Ruang Ibadah, 1 Ruang Konseling, 1  Ruang TU, 1 Ruang OSIS, 6 Ruang Toilet, dan  1 Tempat Bermain/Olahraga,  dengan total bangunan di SMKS AL-GHIFARI sebanyak 14 Ruang bangunan.

“Meskipun demikian, mudah-mudahan saja, selain telah berdiri SDS IT  Al-Ghifari jenjang SD,  SMP Al-Ghifari Garut jenjang SMP,  SMKS Al-Ghifari Banyuresmi jenjang SMK, ke depannya ada perguruan tinggi sebagai impian dari almarhum berdiri disini. Namanya sesuai dengan amanat almarhum, yakni mengabadikan nama akhir sahabat Rasulullah yang bernama Abizar Al-Gifari,” tutur Hasan.

Saat ini cita-cita mulia dari almarhum ayahandanya untuk mendirikan perguruan tinggi lagi mempersiapkan SDM-nya. "Mudah-mudahan secepatnya terealisasi," kata Hasan Taufan, ketika ditemui di ruang kantor Yayasan Al-Ghifari Karees Garut di lantai dua. (DM).

© Copyright 2024 - Mahkotaindonesia.com
Added Successfully

Type above and press Enter to search.