Gebyar Muharram 1447 Hijriah Perdana se-Kecamatan Wanaraja Berlangsung Meriah

Gebyar Muharram 1447 Hijriah Perdana se-Kecamatan Wanaraja yang diselenggarakan oleh IWAPA, UPT, MUI, KUA, Forkopimcam Wanaraja, dan Korwil Pendidikan Kecamatan Wanaraja berlangsung dengan sangat meriah. Acara ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, selain ada Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah kondang Hj. Aah Nurul Muhibah, santunan untuk anak yatim piatu, dan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat, juga gebyar Muharram ini diisi dengan Parade Seni Islami, Lomba Tahfidz Juz 30, dan Lomba Adzan yang dipusatkan di Alun-alun Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.
Terpangpang jelas pada baliho yang menginformasikan mengenai Gebyar Muharram 1447 Hijriah se-Kecamatan Wanaraja untuk kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis 24 Juli 2025 adalah Parade Seni Islami menampilkan, yaitu 1) Marawis, 2) Hadrah, 3) Qosidah antar Madrasah dan Majlis Ta’lim semua usia se-Kecamatan Wanaraja, serta Lomba Tahfidz Juz 30 antar MDTA se-Kecamatan Wanaraja.
Untuk Pendaftaran dari kegiatan tersebut, dibuka mulai tanggal 18 Juli s/d 18 Juli 2025 setiap hari dari pukul 09.00 s/d 15.00 WIB, tempat pendaratan di Gedung MUI Kecamatan Wanaraja.
Sedangkan untuk pelaksanaan pada hari ini Jumat 25 Juli 2025 (29 Muharram 1447 H) yang dimulai pada pukul 09.00 s/d 17.00 WIB, adalah Pengobatan Gratis.
Setelah itu mulai Bada Magrib sampai dengan selesai, akan digelar Santunan Yatim Piatu dan berikutnya adalah Tabligh Akbar dengan menghadirkan Penceramah terkenal Hj Aah Nurul Muhibah.
Seiring dengan gebyar Muharram 1447 Hijriah, dalam biantara sambutannya Camat Kecamatan Wanaraja Drs.H. Tatang Suryana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua IWAPA, Kepala UPT Pasar Wanaraja yang telah memfasilitasi kerja sama dengan MUI Kecamatan, para Kepala Desa, Korwil Pendidikan, dengan didukung oleh Forkopimcam Wanaraja.
Drs.H. Tatang Suryana Camat Kecamatan Wanaraja.
“Ini merupakan kegiatan perdana pada tahun 2025 dalam rangka menyambut bulan Muharram 1447 Hijriyah. Mudah-mudahan saja dengan menambahnya tahun, kita tambah baik dari segala aspek, baik aspek secara pribadi maupun aspek sosial secara kemasyarakatan,” ujarnya.
Selain itu Camat Kecamatan Wanaraja mengingatkan kepada hadirin yang hadir, supaya jangan tergesa gesa ketika berangkat maupun pulang, harus tenang, supaya kita selamat.
“Gebyar Muharram ini, merupakan gebyar perdana di alun-alun Wanaraja, oleh karena itu saya mohon doanya kepada semua yang hadir agar acara gebyar Muharram ini terlaksana setiap tahunnya. Soalnya acara ini menjadi harapan kita untuk mengadakan lagi kegiatan seperti ini,” cetusnya.
“Apa sebabnya? ini dalam rangka menegakan syiar Islam di lingkungan kita, khususnya lingkup kecamatan Wanaraja. Karena kegiatan ini nilainya lebih utama untuk memupuk keimanan kita, untuk meningkatkan kualitas iman kita kepada Allah SWT, salahsatunya melalui pengajian umum pada kegiatan tabligh akbar,“ kata Camat Wanaraja dalam biantara sambutannya.
H. Momon Ketua MUI Kecamatan Wanaraja.
Sedangkan H. Momon Ketua MUI Kecamatan Wanaraja ketika di Wawancara secara langsung, Ia mengatakan, “Dilihat dari refleksinya, Alhamdulillah sinergis dari beberapa unsur, baik dari IWAPA, UPT, Korwil Pendidikan, Forkopimcam Wanaraja (Danramil, Kapolsek dan Camat) maupun KUA dan semua lapisan di Wanaraja ini Alhamdulillah begitu bersinergis untuk melaksanakan berbagai acara dalam peringatan 1 Muharram, meskipun padat acaranya, ada pengobatan gratis bagi masyarakat, Parade Seni Islami, dan Lomba-lomba keagamaan, namun bisa dilaksanakan pada hari ini dengan lancar, serta pada puncak acara ada santunan anak yatim, dan Tabligh Akbar,” kata H. Momon.
“Gebyar Muharram ini merupakan hasil kerjasama semua pihak dari warga Wanaraja sebagai bentuk keimanan, ketakwaan yang diaplikasikan terjalin dengan sinergis, harmonis dan dinamis,” ucapnya.
“Jadi tujuan dari gebyar Muharram ini, baik kami (dari MUI) dan semua pihak untuk menjalin ukhuwah Islamiah, walaupun ini baru tahap perjuangan, akan tetapi semoga Allah SWT memberikan pertolongan,” tuturnya.
“Mudah-mudahan saja dengan adanya acara ini barokah bisa mengacu kepada kesadaran jiwanya untuk bersama-sama dari memikirkan diri pribadi juga bisa lebih bisa memikirkan orang lain yang kekurangan dan membutuhkan, sehingga Wanaraja ini kedepannya lebih berkah dan lebih berkah lagi,” kata H. Momon selaku Ketua MUI Kecamatan Wanaraja.
Sementara itu H, Ceceng Ketua IWAPA Pasar Wanaraja ketika diwawancara sehubungan dengan gebyar Muharram 1447 hijriyah, ia menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mensiarkan dan mengingatkan kepada masyarakat, khususnya yang ada di Wanaraja untuk saling mengingatkan, bahwa bulan Muharram ini adalah bulan yang sangat mulia yang harus kita siarkan dan diisi dengan kegiatan-kegiatan positif. “Biasanya acara gebyar Muharam ini untuk IWAPA dipusatkan di Pasar Wanaraja, kini di Pusatkan di Alun-alun Wanaraja,” tuturnya.
“Alhamdulillah pada puncak acara kegiatan peringatan ini diisi dengan tabligh akbar yang menghadirkan satu penceramah kondang ustadzah Hj. Aah Nurul Muhibah dari Pangandaran,” kata Ketua IWAPA Pasar Wanaraja, H. Ali Nurdin yang familiar dengan nama H.Ceceng. (IM).
✦ Tanya AI