Dalam Rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113, PCM Cibatu Gelar Tabligh Akbar

Masih dalam rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cibatu menggelar acara Tabligh Akbar dengan menghadirkan penceramah Drs. H. Subhan Fauzi SH, MH Bendahara PDM Garut.
Kegiatan tersebut digelar di Masjid Jami As-Salam, Kp. Salam 1 Desa Cibunar Kecamatan Cibatu - Garut, Ahad, 21/12/25. Hadir Rengrengan PCM Cibatu Asep Zulfikar, M. Supriadi, Rohmanudin, Toni Supriadi, Aip Ridalifah, Dede Mulyadi, Taufik Ansori, Aep Saepudin, Haromaen, para Ketua dan Anggota PRM Cibatu, Mekarsari, Cibunar Sukalilah, Rengrengan Pimpinan Cabang Aisyiyah Cibatu, para sesepuh DKM As Salam serta para Simpatisan Muhammadiyah.

Dalam laporannya Asep Zulfikar selaku Ketua PCM Cibatu mengatakan, "Dalam menyambut dan mengisi Milad Muhammadiyah, PCM Cibatu senantiasa mengikuti kegiatan Milad yang di gelar oleh Panitia Milad PDM Garut, seperti mengikuti acara puncak Milad Muhammadiyah 113 di Universitas Muhammadiyah Bandung, mengikuti lomba Aksi ISMUBA, mengikuti kegiatan bedah Buku "Media & Islam Berkemajuan", Jalan Sehat dan pada hari sabtu kemarin melaksanakan donasi untuk saudara kita yang terkena musibah banjir bandang di Sumatera dan Aceh, Alhamdulillah telah terkumpul dana Rp. 7 juta lebih dan telah disalurkan ke LAZISMU PDM Garut," tuturnya.

"Pada hari ini, Alhamdulillah atas kesediaan dari H. Subhan Fauzi, telah digelar acara Tabligh Akbar sebagai acara puncak Milad Muhammadiyah di PCM Cibatu, untuk kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung, mensukseskan dan berpartisipasi dalam kegiatan Milad Muhammadiyah, dan tidak lupa kami ucapkan Jazakumullah khairan Katsiran yang telah memberikan donasinya, semoga rezekinya dibalas oleh Allah dengan yang lebih baik dan berkah,"pungkasnya.
Sementara itu Drs. H. Subhan Fauzi, SH, MH dalam tausiyah menjelaskan, bahwa Pengajian yang digelar oleh Persyarikatan Muhammadiyah adalah pengajian tentang islam, jadi jangan alergi dengan Muhammadiyah, dimana Muhammadiyah senantiasa berkomitmen untuk melakukan dakwah amar ma'ruf nahi mungkar.
"Kalau berbicara Muhammadiyah, kembali kepada cita-cita dan perjuangan dari KH. Ahmad Dahlan, banyak tantangan dan rintangan, dimana pada waktu awal pendirian Muhammadiyah tgl 18 November 1912, Masyarakat waktu itu dalam pelaksanaan ibadahnya sering bercampur dengan syirik, bid'ah dan khurafat," tuturnya.

Selanjutnya H. Subhan Fauzi mengungkapkan ada beberapa faktor kenapa Muhammadiyah tetap eksis, yaitu
1. Karena amalan yang di kembangkan di Muhammadiyah, berpegang pada gerakan tajdid/pembaharuan, Tajdid untuk masalah ibadah/aqidah bersumber kepada Alquran dan Hadist. Sedangkan untuk Tajdid di bidang Dunia, Muhammadiyah senantiasa mengedepankan modernisasi/pembaharuan, seperti untuk penanggalan kalender Muhammadiyah sudah ada setiap tahunnya.
2. Karena memiliki SDM yang berkarakter Kemajuan, tidak bergantung kepada makhluk tapi kepada Allah SWT
3. Pimpinan Muhammadiyah selalu mengedepankan keikhlasan, tidak di perkenan anak Pimpinan Muhammadiyah menjabat di suatu AUM.
4. Senantiasa bersabar dalam berjuang dan menjalankan roda organisasi.
5. Dalam menjalankan roda Persyarikatan, Manajemen kepemimpinannya menganut prinsip secara kolektif dan kolegial.
6. Muhammadiyah dalam gerakan dakwahnya senantiasa bersifat amaliyah/dakwah bil hal.
7. Program Muhammadiyah dilakukan untuk Kepentingan Umat, Bangsa dan Negara Indonesia, sementara untuk tema Milad Muhammadiyah ke 113 adalah Memajukan Kesejahteraan Bangsa Indonesia.
Selesai memberikan tausiyah kemudian dibuka diskusi/pertanyaan kepada para jamaah dan terakhir ditutup dengan ramah tamah di rumah Ketua Bidang MPI (Majelis Pustaka & Informasi) PCM Cibatu. (AS).
✦ Tanya AI